• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Luncurkan Balai Riset Perikanan Perairan Darat se-Asia Tenggara di Sumsel

by Redaksi Asiatoday
February 2, 2020
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Indonesia Luncurkan Balai Riset Perikanan Perairan Darat se-Asia Tenggara di Sumsel

ASIATODAY.ID, PALEMBANG – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan Balai Riset Perikanan Perairan Umum Daratan atau The Southeast Asian Fisheries Development Center (SEAFDEC) – Fishery Resources Development and Management Department (IFRDMD/BRPPUPP) di Palembang, Sumatera Selatan.

Balai ini adalah satu-satunya balai riset perikanan perairan darat di Asia Tenggara. Peluncuran itu telah dilakukan pada 27 Januari 2020.

“Peran Seafdec ini penting untuk mempererat kerja sama kita dengan negara-negara di Asia Tenggara. Walaupun demikian tidak ada gunanya bangunannya mewah, besar, megah tapi hanya lambang. Ilmunya harus bisa ditransfer ke masyakarat,” ujar Menteri KKP, Edhy Prabowo sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Minggu (2/2/2020).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Dengan adanya Seafdec ini, Menteri Edhy juga berharap bisa terbangun citra Sumatera Selatan sebagai sentra penghasil ikan air tawar di Indonesia, maupun di Asia Tenggara.

“Ikan tembakang digulai pindang; Lemak makannya disertai lalapan; Kan dek Sumsel maju berkembang; Ayo kita jaga perairan umum dan daratan,” kata Menteri Edhy.

Pada kesempatan itu, Menteri Edhy juga sempat melakukan penebaran benih ikan ke sungai yang terletak di belakang kantor BRPPUPP. Ikan yang ditebar adalah ikan nilem (Osteochilus hasselti) sebanyak 5000 ekor benih dan 2100 ekor benih ikan tembakang (Helostoma temminckii). Kedua ikan tersebut merupakan ikan asli perairan umum daratan.

Kepala BRSDM, Sjarief Widjaja, menjelaskan bahwa SEAFDEC-IFRDMD/BRPPUPP memiliki 3 fungsi utama, yakni mempersiapkan kajian stok ikan beserta wilayah pengelolaannya; konservasi wilayah perairan sebagai plasma nutfah; dan pengembangan Fish Passage/Fish Way di Indonesia.

“SEAFDEC-IFRDMD/BRPPUPP juga berperan menciptakan output unggulan di pengelolaan perikanan perairan umum daratan, karenanya kami menciptakan sejumlah inovasi agar dapat memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Sjarief.

Inovasi pertama yakni aplikasi DACOFA (Data Collection for Fishery Activities). Aplikasi yang dikembangkan oleh SEAFDEC-IFRDMD/BRPPUPP ini memungkinkan para enumerator melakukan input data secara cepat dan efisien. Dengan hadirnya aplikasi berbasis Android ini, penginputan data ikan menjadi mudah karena dapat dilakukan melalui smartphone, sehingga seluruh data akan terekam dalam satu pusat data.

Output lainnya adalah aplikasi BATAS (Barrier Tracking System) yang diciptakan melalui kolaborasi riset antara BRPPUPP dan P2I LIPI. BATAS merupakan aplikasi untuk mengidentifikasi dan memetakan hambatan (barrier) yang ada di sungai Indonesia.

“Rencana jangka panjang dari BATAS adalah manajemen adapatif untuk pengoperasian bendungan dan penghalang di sungai-sungai Indonesia untuk mencapai pemulihan konektivitas aliran yang lebih efisien dan mengatasi dampak yang disebabkan oleh fragmentasi sungai,” jelasnya.

Di samping itu, SEAFDEC-IFRDMD/BRPPUPP turut memperkenalkan Buku Alat dan Metode Penangkapan Ikan di Perairan Umum Daratan Indonesia serta model suaka perikanan PUD pada tipe daerah rawa banjiran yang bernama SPEECTRA (Special Area for Fish Conservation and Fish Refugia). SPEECTRA merupakan suaka perikanan buatan yang menjadi tempat berlindung ikan (spawning, nursery dan feeding ground) serta menjadi cadangan produksi ikan.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa PUD atau perairan darat di Sumatera Selatan saat ini tercatat menjadi yang terluas di Asia Tenggara dengan mencapai 2,5 juta hektar, yang di dalamnya terdapat 233 jenis spesies ikan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pun berupaya meningkatkan pemanfaatan potensi perikanan tangkap di perairan darat yang hingga kini belum dikelola secara maksimal.

“Dengan adanya SEAFDEC-IFRDMD/BRPPUPP diharapkan dapat mengoptimalkan potensi perikanan darat Sumatera Selatan dengan membangun suaka ikan yang dipusatkan di science technology centre, kajian potensi perikanan perairan darat, dan menjadikan Sumatera Selatan rujukan jalur ruaya ikan (fish way) yang dipusatkan di wilayah komering,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Balai Riset Perikanan Perairan Umum DaratanFishery Resources Development and Management DepartmentIFRDMDKementrian KKPPalembangSEAFDECSumatera SelatanThe Southeast Asian Fisheries Development Center
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.