• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Mercedes-Benz Belum Putuskan Membawa Mobil Listrik di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
February 10, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mercedes-Benz Belum Putuskan Membawa Mobil Listrik di Indonesia

Mercedes Benz. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia belum memutuskan untuk membawa mobil listrik di Indonesia.

Sejauh ini, Mercedes-Benz masih mengkaji peluang itu.

Menurut Presiden Direktur PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia Choi Duk Jun, perubahan menuju era mobil listrik adalah keniscayaan. Kendati demikian, masih banyak hal yang perlu dibenahi sebelum Indonesia benar-benar menjadi pasar mobil listrik yang potensial.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

“Kami lihat, pasar maupun pemerintah sudah mendorong ke arah sana, namun banyak yang perlu dibenahi. Contohnya stasiun pengisian listrik termasuk infrastruktur penunjangnya,” ujarnya baru-baru ini.

Disamping itu, masih diperlukan kajian lebih dalam mengenai karakteristik transportasi dan cuaca di Indonesia. Kemacetan dan karakteristik udara yang lebih panas akan menjadi tantangan untuk pengembangan mobil listrik di Indonesia.

“AC harus menyala terus di Indonesia karena udaranya lebih panas, dan juga kemacetan. Ada beberapa kondisi yang perlu dibenahi terlebih dahulu. Meskipun begitu, kami tetap akan mempertimbangkan karena industrinya sudah ke arah sana,” terangnya.

Dilain pihak kata dia, pemerintah saat ini membolehkan pabrikan untuk mulai memperkenalkan mobil listrik ke pasar dalam negeri melalui skema impor utuh ataupun terurai. Namun, setelah itu pabrikan harus mengembangkan produksi kendaraan listriknya di Indonesia dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) tertentu.

Jun memandang, saat ini pihaknya masih terus mempelajari peluang ini dan tak menutup diri untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. Sebagai awalan, menurutnya model kendaraan hibrida punya potensi lebih besar untuk dibawa secara impor terurai ke Indonesia.

“Untuk model hibrida mungkin lebih mudah, tapi untuk model full listrik kami masih dalam proses untuk mengerti lebih dalam tentang aturan mobil listrik. Masih sulit bicara mengenai itu, dan tentunya kalau mungkin kami akan bawa ke Indonesia karena kami berkomitmen untuk terus dorong penjualan di sini,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Mercedes-BenzMobil HibridaMobil Listrik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.