ASIATODAY.ID, SIHANOUKVILLE – Setelah ditolak di lima pelabuhan akibat isu corona (Covid-19), kapal pesiar MS Westerdam akhirnya diizinkan merapat ke pelabuhan Kamboja, Kamis 13 Februari 2020. Kapal pesiar itu sempat terombang-ambing di laut selama beberapa hari.
Penolakan didasari kekhawatiran terkait Diamond Princess, kapal pesiar yang dikarantina di Jepang. Total infeksi virus corona Covid-19 di Diamond Princess telah mencapai 218 orang.
Sementara untuk Westerdam, semua penumpang dan kru tidak terjangkit virus corona Covid-19.
Selasa kemarin, Westerdam ditolak otoritas Thailand saat hendak berlabuh di Bangkok. Westerdam kemudian dikawal keluar oleh sebuah kapal Angkatan Laut Thailand.
Dua hari kemudian, Westerdam akhirnya diizinkan berlabuh di kota pelabuhan Sihanoukville. “Pagi ini, senang rasanya melihat daratan,” kata seorang penumpang, Angela Kones asal Amerika Serikat.
Menurut media Khmer Times, semua penumpang Westerdam diizinkan turun dari kapal pada hari ini, Jumat 14 Februari 2020. Izin diberikan usai 20 orang yang jatuh sakit di Westerdam dinyatakan negatif virus corona Covid-19.
Westerdam, dijalankan oleh perusahaan Holland America Line, meninggalkan Hong Kong pada 1 Februari dengan 1.455 penumpang dan 802 kru. Kapal itu dijadwalkan beroperasi di laut selama dua pekan. Kru Westerdam sempat khawatir pasokan makanan dan bahan bakar akan habis jika kapal tak kunjung berlabuh.
Selain oleh Thailand, Westerdam juga ditolak berlabuh di Taiwan, Guam, Filipina dan Jepang.
Kapten Westerdam, Vincent Smit, mengatakan bahwa kapalnya akan berlabuh di luar Sihanoukville, agar otoritas kesehatan setempat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap semua penumpang dan kru.
Nantinya semua penumpang Westerdam diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing dari Phnom Penh, ibu kota Kamboja.
Keputusan Kamboja menerima Westerdam mendapat pujian dari Ketua Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Gebreyesus.
Menurutnya, penerimaan Kamboja merupakan “contoh dari solidaritas internasional yang selama ini kami serukan.” (ATN)
,’;\;\’\’
