• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

‘Saatnya AHY Memimpin’

by Redaksi Asiatoday
February 18, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
‘Saatnya AHY Memimpin’

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kandidat tunggal ketua umum Partai Demokrat. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Figur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diproyeksikan sebagai pemimpin Indonesia masa depan. Karena itu, sudah tiba saatnya AHY memimpin, setidaknya dimulai dari gerbong besar Partai Demokrat.

Memang AHY belum mendapat mandat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, namun posisinya sangat kuat untuk memimpin partai berlambang Mercy itu.

Kongres Partai Demokrat 2020 bakal menandai regenerasi kepemimpinan partai besar itu. Ketua Umum (Ketum) Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diprediksi menanggalkan jabatannya. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang kini menjabat wakil ketua umum diproyeksi menjadi penggantinya.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

”Semoga ada leader baru yang muncul setelah Pak SBY, dan itu mewarisi kepemimpinan beliau,” ujar Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan dalam sebuah diskusi di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, kemarin (16/2/2020).

Politisi kawakan ini tidak menampik bahwa AHY bakal menggantikan ayahnya. Bahkan, AHY diprediksi menjadi calon ketua umum (caketum) tunggal. Terkait hal itu, Syarief belum bisa memastikan.

Menurut dia, ada atau tidaknya calon ketua umum selain AHY sangat bergantung pada aspirasi dari DPD tingkat provinsi dan DPC kabupaten/kota. ’’Kita lihat nanti. Apakah beliau calon tunggal atau akan ada kompetitor,” jelasnya.

Syarief mengakui, saat ini AHY sangat rajin berkeliling ke daerah. Tujuannya, melakukan konsolidasi dengan DPD dan DPC seluruh Indonesia. Diharapkan dengan konsolidasi tersebut, para kader bisa memahami kualitas kepemimpinan putra sulung SBY itu.

”Saya kira semakin banyak tokoh yang muncul, Demokrat akan makin bagus,” ujar wakil ketua MPR itu.

Soal jadwal kongres, Syarief menyampaikan bahwa siklus normal kongres Demokrat selalu berlangsung Mei. Namun, tidak tertutup kemungkinan momen lima tahunan itu dimajukan ke Maret atau April.

’’Sampai saat ini belum ada pembicaraan yang spesifik,” ujarnya.

Selama dua bulan terakhir, aktivitas politik AHY menemui kader Demokrat di daerah meningkat pesat. Hampir setiap hari dia mengunjungi daerah-daerah.

Aktivitas politik tersebut diunggah AHY ke akun Instagram pribadinya. Kunjungan dilakukan ke berbagai daerah. Mulai dari Ambon, Lombok, Gorontalo, Manado, Papua, hingga Papua Barat. Kunjungan terakhir yang di-upload di akun Instagram-nya adalah ke Pekanbaru, Riau.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Max Sopacua menyampaikan tiga makna kunjungan AHY berkeliling Indonesia. Pertama, road show tersebut bersifat jangka pendek. AHY ingin memperkenalkan diri sebagai calon ketua umum Partai Demokrat di kongres nanti.

’’AHY ingin mendengar dan merasakan langsung respons daerah. Supaya diterima sebagai ketua umum,” jelas Max.

Kedua, AHY ingin melakukan konsolidasi partai untuk pemenangan pilkada 2020. Dengan demikian, kunjungan diutamakan ke wilayah yang banyak melaksanakan pilkada. Target ketiga bertujuan jangka panjang untuk melihat peluang running di Pilpres 2024.

”Kalau punya banyak kepala daerah, kan menjadi modal yang sangat berharga untuk menaikkan suara di 2024,” urainya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: AHYDemokratPolitik IndonesiaSBY
No Result
View All Result

Terbaru

  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.