• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Pendiri Amazon Jeff Bezos Donasikan Rp137 Triliun Atasi Dampak Perubahan Iklim

by Redaksi Asiatoday
February 18, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pendiri Amazon Jeff Bezos Donasikan Rp137 Triliun Atasi Dampak Perubahan Iklim

Jeff Bezos. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pendiri Amazon yang kini jadi miliarder kenamaan dunia Jeff Bezos pada Senin (17/2/2020) mengumumkan akan mendonasikan sebagian kekayaannya untuk membantu mengatasi dampak perubahan iklim.

Demi tujuan ini, Jeff Bezos telah menciptakan Bezos Earth Fund dan akan mulai mengucurkan uang pribadinya senilai USD10 miliar atau setara Rp137 triliun dalam beberapa bulan ke depan.

“Langkah ini akan memerlukan tindakan kolektif dari seluruh perusahaan besar, perusahaan kecil, bangsa, organisasi global, dan individu. Kita bisa menyelamatkan Bumi,” tulis Bezos dalam unggahan di Instagram, seperti dilansir Bloomberg.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Bezos diketahui menghadapi tekanan antara menyeimbangkan kebutuhan Amazon untuk mengirimkan barang-barang dengan cepat dan konsekuensi lingkungan dari pesatnya pertumbuhan belanja online.

Di dalam tubuh Amazon sendiri telah tampak tensi terkait isu ini. Sejumlah karyawan mengatakan perusahaan tidak cukup mengambil tindakan dan ada ancaman hukuman bagi mereka yang terlalu blak-blakan tentang masalah tersebut.

Tahun lalu, perusahaan mengatakan akan mencapai 80 persen penggunaan energi terbarukan pada 2024 dan 100 persen pada 2030, meningkat dari 40 persen saat ini. Upaya tersebut bergantung pada armada kendaraan listrik.

Langkah itu dilakukan setelah kelompok pekerja perusahaan, Amazon Employees For Climate Justice, melancarkan protes dan menuliskan proposal kepada pemegang saham yang berisikan keprihatinan mereka.

Pada Senin (17/2), kelompok itu mengatakan bahwa mereka memuji filantropi yang diciptakan Bezos. Namun ini tidak mengubah kritik tentang cara Amazon beroperasi, tidak hanya berkaitan dengan pengiriman, tetapi juga energi data center yang digunakan untuk bisnis penyimpanan cloud mereka yang menopang bahan bakar fosil industri.

“Kami membutuhkan lebih banyak dari sekadar langkah itu saat ini,” tegas kelompok tersebut dalam pernyataan melalui surat elektronik.

Secara teori, belanja online dapat bermanfaat bagi lingkungan jika tidak menyebabkan banyaknya perjalanan ke toko-toko dengan kendaraan.

Pada kenyataannya, Amazon Prime, program berlangganan yang termasuk diskon pengiriman, memungkinkan siapa pun untuk membuat pesanan kecil dengan sering tanpa penalti, sehingga menghasilkan jumlah aktivitas kendaraan yang lebih besar dan lebih banyak penggunaan kotak.

Menurut Bloomberg Billionaire’s Index, Bezos, 56, memiliki kekayaan bersih senilai lebih dari USD130 miliar. Investasi senilai USD10 miliar-nya itu diumumkan secara terpisah dari upaya perusahaan, sekaligus menjadi investasi filantropis terbesarnya hingga saat ini.

Investasi lain yang dilakukan secara pribadi adalah untuk perjalanan ruang angkasa, yang disebutnya perlu karena ketidakstabilan iklim Bumi.

Selama bertahun-tahun, Bezos tidak melakukan proyek-proyek filantropis sehingga mendorong munculnya tekanan publik seiring dengan kekayaannya yang terus bertambah. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Amazon IncBezos Earth FundClimate ChangeClimate CrisisClimate EmergencyGreen ClimateJeff BezosSave Earth
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.