• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Arab Saudi Kembali Menempati Posisi Istimewa di PBB

by Redaksi Asiatoday
April 26, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Arab Saudi Kembali Menempati Posisi Istimewa di PBB

Negeri Arab Saudi. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Arab Saudi kembali menempati posisi istimewa di PBB setelah negeri itu terpilih menjadi anggota dari dua badan dunia itu, pada Jumat (24/4/2020).

Dengan dukungan negara-negara anggota PBB, Kerajaan Teluk telah memperoleh kursi di Komite Pengembangan Sains dan Teknologi mulai tahun depan hingga 2024, dan Komisi Pencegahan Kejahatan dan Keadilan Pidana antara 2021 dan 2023.

Menurut SPA, perwakilan tetap Kerajaan untuk PBB, Abdallah Al-Mouallimi, mengatakan bahwa kursi itu memang layak karena upaya yang dipimpin Arab Saudi di berbagai bidang dan industri.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Pemilihan ini membuktikan kedudukan dan hubungan Arab Saudi yang istimewa dalam komunitas internasional,” katanya dilansir Middleeast, Sabtu (25/4/2020).

Terpilihnya Kerajaan Arab pada dua badan dunia itu dipandang sangat penting sebagai pengakuan atas kontribusinya terhadap komunitas internasional. Ini juga merupakan langkah lain menuju pencapaian tujuan yang ditetapkan dalam program Visi 2030 yang dipimpin oleh Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammad Bin Salman, penguasa de facto.

Kekhawatiran telah dikemukakan tentang langkah terbaru ini, karena itu mengakar posisi Arab Saudi di dalam PBB. Arab Saudi sudah memiliki kursi di Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) meskipun banyak kecaman atas pelanggaran hak asasi manusia yang serius selama beberapa tahun.

Pada 2018, misalnya, pejabat Saudi membunuh jurnalis Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul. Itu juga telah melakukan sejumlah catatan eksekusi dan terus menahan lawan politik, sementara tidak menunjukkan keengganan untuk menggunakan hukuman mati bahkan terhadap anak di bawah umur. (ATN)

Tags: Arab SaudiPBBUnited Nations
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.