• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Ingatkan Prancis Tak Jual Senjata ke Taiwan

by Redaksi Asiatoday
May 15, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Ingatkan Prancis Tak Jual Senjata ke Taiwan

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian. Foto: Reuters

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Pemerintah China memperingatkan Prancis untuk tidak menjual senjata ke pulau Taiwan, jika tidak ingin hubungan bilateral antara Tiongkok dan Paris rusak.

Tiongkok mengklaim kedaulatan penuh atas pulau itu dan hampir semua negara di dunia mematuhi kebijakan “Satu China” dan mengakui kedaulatan China atas Taiwan.

Taiwan sebagian besar dilengkapi dengan senjata buatan Amerika, tetapi mereka membeli enam fregat fregat dari Perancis pada tahun 1991, yang memicu kemarahan China. Pada 1992, Prancis juga menjual jet tempur 60 Mirage Taiwan.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Bulan lalu, Taiwan mengatakan berencana untuk membeli peralatan dari Perancis untuk meningkatkan sistem gangguan rudal kapal.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian menyatakan, oposisi kuat berencana menjual senjata ke pulau itu.

“Kami telah menyatakan keprihatinan serius kami kepada Prancis,” katanya pada konferensi pers harian di Beijing, Rabu (13/5).

Ia menambahkan bahwa China mendesak Prancis untuk mematuhi prinsip Satu China dan menarik rencana menjual senjata ke Taiwan untuk menghindari merugikan hubungan Tiongkok-Perancis.

Menanggapi peringatan dari Negeri Tirai Bambu, Prancis menegaskan kembali kepatuhannya pada kebijakan ‘Satu China’ yang disepakati dengan Beijing pada tahun 1994.

“Dalam konteks ini Prancis menghormati komitmen kontraktual yang dibuatnya dengan Taiwan dan tidak mengubah posisinya sejak 1994,” kata Kementerian Luar Negeri Prancis dalam sebuah pernyataan.

“Menghadapi krisis COVID-19, semua perhatian dan upaya kami harus difokuskan pada upaya memerangi pandemi,” tambahnya.

Hubungan antara Beijing dan Taipei merenggang sejak Presiden Tsai Ing-wen berkuasa di pulau itu pada 2016. Ia memiliki kecenderungan anti China yang kuat dan menolak kedaulatan Tiongkok.

Amerika Serikat (AS) yang sudah lama mendekati Taipei melawan Beijing meminta diizinkan bergabung dengan Majelis Kesehatan Dunia (WHA) bulan ini sebagai negara pengamat. Namun, China menyebut langkah itu sebagai aksi politik untuk mempromosikan upaya kemerdekaan Taiwan.

Melansir Press TV, China sendiri mengejar penyatuan kembali dengan Taiwan sejak pulau itu memisahkan diri dari daratan selama perang saudara tahun 1949. (ATN)

Tags: ChinaPrancisTaiwanWHAWorld Health Assembly
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.