• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Satu dari Sembilan Orang di Dunia Kini Mengalami Kelaparan

by Redaksi Asiatoday
July 15, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Cegah Kelaparan akibat Covid-19, PBB Jaga Bantuan Pangan untuk Afrika

Warga di Minha Casa, Afrika mengantri bantuan ditengah pandemi Covid-19. Ist

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Krisis kelaparan kini semakin mengkhawatirkan.

Pasalnya, satu dari sembilan orang di dunia saat ini mengalami kelaparan. Dan pandemi Covid-19 telah memperburuk tren tersebut menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Melansir AFP, perlambatan ekonomi dan guncangan terkait iklim mendorong lebih banyak orang kelaparan, sementara makanan bergizi terlalu mahal bagi banyak orang.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Kondisi itu akhirnya berkontribusi tidak hanya pada kekurangan gizi, tetapi juga pada meningkatnya tingkat obesitas pada orang dewasa dan anak-anak.

“Setelah puluhan tahun menurun, jumlah orang yang menderita kelaparan perlahan-lahan meningkat sejak 2014,” kata laporan tahunan Negara Keamanan Pangan dan Nutrisi di Dunia, dikutip Rabu (15/7/2020).

Menurut penelitian, hampir 690 juta orang atau 8,9 persen orang di seluruh dunia mengalami kelaparan. Angka itu naik 10 juta orang hanya dalam satu tahun ke 2019, dan 60 juta dalam lima tahun terakhir.

Diperkirakan pula, pada 2030 mendatang lebih dari 890 juta orang bisa terkena kelaparan, atau 9,8 persen dari populasi dunia.

Lima lembaga PBB yang turut menulis laporan ini ialah Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), Dana Internasional untuk Pengembangan Pertanian (IFAD), Dana Anak-anak PBB (UNICEF), Program Pangan Dunia (WFP) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Tahun lalu, laporan itu memperkirakan bahwa lebih dari 820 juta orang kelaparan, tetapi perkiraan dihitung ulang setelah data yang direvisi dari China untuk tahun-tahun sebelumnya. (ATN)

Tags: FAOIFADKelaparanKrisis PanganUnicefUnited NationsWFPWHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.