• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Nuklir Indonesia Mulai Digarap, Prabowo Gandeng Perusahaan AS

by Redaksi Asiatoday
July 24, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
BATAN Dorong Indonesia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Reaktor PLTN. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Badan Penelitian Pengembangan Kementerian Pertahanan di bawah kepemimpinan Menhan Prabowo Subianto menggandeng perusahaan asal Amerika Serikat, ThorCon International untuk mengembangkan kekuatan nuklir Indonesia.

Kolaborasi ini diresmikan pada Rabu (22/7/2020) lalu melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dalam rangka pengembangan teknologi Thorium Molten Salt Reactor (TMSR).

Kepala Balitbang Kementerian Pertahanan Anne Kusmayati mengatakan, pengembangan thorium merupakan salah satu upaya menyiapkan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di luar sumber energi fosil.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

“Mengingat sumber energi fosil semakin langka dan pertimbangan masa pembangunan PLTN yang sangat lama, sehingga program litbang pengembangan daya berbasis throium yang telah dimulai pada tahun anggaran 2019 kini dilanjutkan,” jelasnya melalui keterangan tertulis, yang diterima Jumat (24/7/2020).

Dikatakan, program ini kemungkinan akan terus berlangsung hingga renstra 2020-2024 dan dapat berlanjut hingga seterusnya.

Dalam kerja sama ini ThorCon International akan memandu pengembangan reaktor TMSR skala kecil dibawah 50 MW. Rencananya proyek ini akan ditempatkan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar).

“Kerja sama ini menandai kebangkitan nuklir Indonesia dan titik awal Indonesia menjadi bangsa besar,” ujar Kepala Perwakilan ThorCon International, Bob S. Effendi.

Ia menyatakan penggunaan Thorium sebagai bahan bakar nuklir di bidang ketenaganukliran lebih aman dan sulit dijadikan bahan pembuatan senjata nuklir. Potensi thorium di Indonesia juga dikatakan melimpah.

“Tak hanya itu, thorium memiliki densitas energi yang jutaan kali lebih besar dari energi fosil dan tidak menghasilkan emisi. Bukan saja ramah lingkungan, tapi juga dapat menggantikan batu bara sebagai energi andalan yang tidak lama lagi akan habis,” tandasnya. (ATN)

Tags: Energi NuklirMenhan PrabowoNuklirNuklir IndonesiaThorcon International Pte.Ltd
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.