• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Makin Panas, Bendera AS Dilucuti dari Gedung Konsulat di Chengdu

by Redaksi Asiatoday
July 27, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Diusir Paksa China, Diplomat AS Tinggalkan Kota Chengdu

Amerika Serikat dan China. Dok

ASIATODAY.ID, CHENGDU – Bendera Amerika Serikat (AS) diturunkan di Konsulat AS di Chengdu pada Senin 27 Juli. Penurunan bendera dilakukan setelah Pemerintah China memerintahkan penutupan konsulat sebagai balasan penutupan Konsulat China di AS.

Tayangan dari stasiun televisi China, CCTV dari luar konsulat menunjukkan bendera perlahan diturunkan Senin pagi. Ketegangan diplomatik meningkat antara kedua kekuatan dimana keduanya menuduh yang lain telah membahayakan keamanan nasional.

Pemerintah China mengaku telah mengambil alih kendali atas bekas gedung Konsulat Jenderal Amerika Serikat di kota Chengdu pada Senin 27 Juli 2020.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

China telah memerintahkan AS untuk menutup gedung itu sebagai balasan atas penutupan gedung konsulat Beijing di Houston, Texas, pekan kemarin.

“Otoritas kompeten telah memasuki pintu depan konsulat dan mengambil alih kendali di gedung tersebut usai para diplomat AS menutupnya pada Senin pukul 10.00 pagi,” demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri China, dilansir dari Independent.

Aksi saling menutup gedung konsulat ini merupakan bagian dari ketegangan kedua negara atas berbagai isu, seperti di bidang perdagangan, keamanan nasional, hak asasi manusia, coronavirus, Taiwan, dan juga Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong.

Kemenlu AS mengungkapkan kekecewaan atas penutupan gedung konsulat di Chengdu. AS mengatakan konsulat tersebut “telah berdiri tegak sebagai pusat hubungan dengan masyarakat China Barat, termasuk Tibet, selama 35 tahun.”

“Kami kecewa dengan keputusan Partai Komunis China. Kami akan terus menjalin hubungan dan menjangkau masyarakat di wilayah tersebut melalui pos-pos lainnya di China,” sebut Kemenlu AS.

AS memiliki empat konsulat lain di China selain kedutaan besar di Beijing. Sementara China masih memiliki konsulat di San Francisco, Los Angeles, Chicago, dan New York selain dari kedubesnya di Washington.

Penutupan konsulat Chengdu menjadi tontonan masyarakat sekitar bahkan mengabadikan momen tersebut dengan menggunakan telepon genggam masing-masing. Aksi serupa juga telah dilakukan warga AS dalam penutupan konsulat China di Houston. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.