• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Usulkan Geopark Ijen Masuk Global Geopark UNESCO

by Redaksi Asiatoday
August 6, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Usulkan Geopark Ijen Masuk Global Geopark UNESCO

Geopark Ijen. Foto: Filippo cesarini

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Komisi Nasional Indonesia untuk United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau KNIU Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengusulkan Geopark Kawah Ijen menjadi bagian dari jaringan geopark dunia (UNESCO Global Geopark/UGG).

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut antusias atas dukungan dari pemerintah pusat melalui Ketua Harian KNIU Kemendikbud, Arief Rachman yang telah memfasilitasi surat pengajuan itu.

“Surat sudah dikirimkan ke Sekretariat International Geoscience and Geoparks Programme (IGGP) UNESCO di Paris. Terima kasih kepada Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa dan jajaran Kemendikbud yang telah mendorong dan membantu Kami menyiapkan semua ini,” kata Azwar Anas melalui keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/2020).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut Anas, dengan menyandang UNESCO Global Geopark/UGG), maka ke depan UNESCO juga akan ikut mempromosikan Banyuwangi sebagai bagian dari jaringan geopark dunia.

Hal itu dapat juga mengangkat posisi Banyuwangi sebagai tujuan wisata yang kaya pesona alam dan budaya. Selain itu, secara otomatis juga ada upaya peningkatan keterlibatan masyarakat lokal dalam melindungi dan menjaga kekayaan alam di wilayah situs geopark tersebut.

“Sejumlah bukti telah menunjukkan, setelah masuk UGG, jumlah orang yang ingin datang semakin besar, termasuk dari kalangan internasional. Tentu ujungnya adalah menggerakkan ekonomi lokal, terus membuka lapangan pekerjaan melalui sektor-sektor turunan yang tumbuh, seperti olahan pangan, UMKM, seni pertunjukan, jasa transportasi dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, Arief Rachman mengatakan, segera memfasilitasi Banyuwangi menyelesaikan proses administrasi dokumen yang disyaratkan oleh UNESCO Global Geopark (UGG).

“Kami akan segera selesaikan letter of intent terkait penyampaian dokumen. Kami akan bantu siapkan ini,” ujar Arief.

Arief juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang telah mengembangkan pariwisata berkelanjutan.

“Kami berpesan agar fasilitas fisik yang akan dibangun terkait geopark jangan sampai merusak keaslian geopark, karena UNESCO sangat memperhatikan keaslian geopark,” jelasnya.

Dalam rangka penominasian situs Geopark Ijen, Banyuwangi sendiri terus menyiapkan aplikasi dokumen yang memuat informasi dan diskripsi ilmiah terkait potensi warisan geologi dan geo-konservasi serta program peningkatan kapasitas masyarakat yang ada di sekitar wilayah Geopark Ijen.

Karakteristik utama yang diunggulkan dari situs Geopark Ijen, yakni keelokan kawasan Gunung Ijen yang mengedepankan tiga komponen pariwisata, yaitu wisata geologi, biologi dan budaya. 

Banyuwangi telah ditetapkan sebagai geopark nasional sejak 2018. Sebelumnya, Gunung Ijen juga telah ditetapkan sebagai jaringan Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO lewat sidang International Coordinating Council UNESCO di Peru, pada 2016. (ATN)

Tags: BanyuwangiGeoparkGeopark IjenGlobal Geopark UNESCOKawah IjenUNESCO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.