• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kerusuhan dan Penjarahan di Chicago, 100 Orang Ditangkap

by Redaksi Asiatoday
August 11, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kerusuhan dan Penjarahan di Chicago, 100 Orang Ditangkap

Salah satu toko rusak dijarah oleh massa di Chicago, Amerika Serikat. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sedikitnya 100 orang ditangkap dan 13 anggota polisi luka dalam kerusuhan disertai penjarahan yang terjadi di Chicago, Illinois, Amerika Serikat.

Melansir Associated Press, Selasa (12/8/2020), kawasan pusat perbelanjaan Magnificent Mile di pusat kota Chicago dan sejumlah daerah juga rusak akibat dijarah oleh massa yang membuat kerusuhan.

Kepala Kepolisian Chicago, David Brown, mengatkan, kerusuhan itu adalah murni tindakan kriminal.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Para penjahat menguasai jalanan dan merasa yakin tidak bakal dihukum. Dan saya menolak mereka mengambil alih kota ini. Kepolisian Chicago tidak akan mundur untuk mempertahankan kota kita yang indah menjadi tempat yang ditakuti orang,” kata Brown saat jumpa pers.

Brown mengatakan kerusuhan itu bukan dampak dari sebuah unjuk rasa, tetapi murni aksi kejahatan. Dia mengatakan massa diduga tersulut informasi keliru tentang baku tembak antara polisi dan seseorang di daerah Englewood sehari sebelumnya.

Menurut keterangan polisi, mereka menerima laporan pada Minggu (9/8) pukul 14.30 waktu setempat tentang seseorang yang membawa senjata dan membahayakan warga. Mereka lantas menemukan orang itu di sebuah gang dan memintanya menyerahkan senjata.

Akan tetapi, orang itu kabur dan menembaki polisi. Polisi lantas balas menembak dan berhasil melukai pelaku, dan menyita sebuah senjata api.

Pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit. Tiga petugas kepolisian yang menghadapi pelaku juga dibawa ke rumah sakit. Setelah satu jam berlalu, lokasi kejadian sudah ramai dikerumuni massa. Mereka mengaku mendapat informasi polisi menembak seorang bocah.

Setelah diberi penjelasan kejadian sebenarnya, massa lantas membubarkan diri. Namun massa yang menjarah di pusat kota diduga mendapat informasi keliru tentang peristiwa itu, dan menduga pelaku adalah korban kekerasan polisi.

Menurut Wali Kota Chicago, Lori Lightfoot, pihaknya sedang mengusut penyebab kejadian itu.

“Para pelaku merusak dan menjarah di sejumlah kawasan seperti Loop, Magnificent Mile, River North, dan Gold Coast. Aksi mereka murni kriminal,” kata Lightfoot. (Associated Press/ATN) 

Tags: Amerika SerikatChicago
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.