• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Mencari Investor Rumah Sakit Internasional Sekelas John Hopkins

by Redaksi Asiatoday
August 30, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Mencari Investor Rumah Sakit Internasional Sekelas John Hopkins

Rumah sakit internasional John Hopkins. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia saat ini tengah membutuhkan investasi pembangunan rumah sakit internasional.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah meminta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencari investor baik dalam negeri maupun global.

Hal ini demi mendukung rencana pemerintah dalam mengembangkan wisata medis di Indonesia.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

“Saya ingin rumah sakit berstandar internasional seperti John Hopkins yang berada di Amerika Serikat, ada cabangnya di Indonesia. Maka dari itu, saya meminta kepada BKPM untuk dapat mencari investor potensial guna membangun rumah sakit berkelas internasional di Jakarta, Bali, dan Medan,” kata Luhut dikutip Antara, Sabtu (29/8/2020).

Menurut Luhut rencana tersebut perlu didukung dengan mendatangkan dokter spesialis dari luar negeri. Karena itu, pemerintah tengah mempertimbangkan izin tinggal bagi dokter asing. Namun rumah sakit internasional tersebut nantinya tetap diasistensi oleh dokter-dokter spesialis dari Indonesia.

“Saya juga mengusulkan kepada Kementerian dan Lembaga terkait untuk mengkaji peraturan yang memungkinkan dokter asing bekerja di Indonesia dengan mempertimbangkan komposisi dan durasi izin bekerja, serta nilai tambahnya,” terangnya.

Luhut berharap momentum krisis pandemi bisa dimanfaatkan untuk membenahi infrastruktur, fasilitas penunjang, serta regulasi layanan kesehatan di Indonesia.

Berdasarkan analisa PwC pada 2015, Indonesia merupakan negara asal wisatawan medis dengan jumlah 600 ribu orang, terbesar di dunia mengalahkan Amerika Serikat dengan 500 ribu orang wisatawan medis di tahun yang sama. Dengan dasar itu, Indonesia layak menjadi destinasi wisata medis dunia. (ATN)

Tags: BKPMJohn Hopkins HospitalLuhut Binsar Pandjaitan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.