• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Huawei Kolaborasi BPPT Indonesia Latih 400 Orang Jadi Ahli Teknologi Informasi

by Redaksi Asiatoday
September 2, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Huawei Kolaborasi BPPT Indonesia Latih 400 Orang Jadi Ahli Teknologi Informasi

awei dan BPPT gelar Pelatihan TIK Online. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Huawei Indonesia bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggelar serangkaian pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, building capacity, dan kompetensi SDM di bidang TIK secara daring.

Program pelatihan yang melibatkan lebih dari 400 peserta dari berbagai latarbelakang ini menyajikan berbagai topik menarik untuk membekali SDM BPPT agar makin siap mengantisipasi tantangan di bidang TIK yang makin kompleks seperti 5G, Cloud, Big Data, dan Kecerdasan Artifisial (AI).

Rangkaian pelatihan itu telah dilaksanakan dari pertengahan hingga akhir Agustus 2020. Terdapat empat sesi dengan beragam tema aktual, seperti 5G Open Mind-Set, Cloud-based Service Overview, Artificial Intelligence Technology Overview dan “Big Data Application Best Practice Sharing”.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Dukungan Huawei Indonesia sangat kami apresiasi karena berkontribusi dalam memperkuat fungsi lembaga kami di bidang pengkajian dan penerapan teknologi dalam rangka inovasi, difusi, dan pengembangan kapasitas, serta membina alih teknologi,” Kepala BPPT Dr. Ir. Hammam Riza, M.Sc, Rabu (2/9/2020).

Dengan pelatihan ini, Hammam optimis SDM BPPT mampu berkontribusi dalam mengoptimalkan pendayagunaan teknologi yang semakin maju dan berkembang untuk berbagai kepentingan, seperti untuk ketahanan pangan, layanan kesehatan, pendidikan & riset, mobilitas dan smart city di Indonesia, selaras dengan misi BPPT – Solid, Smart, dan Speed.

Sementara itu, Ken Qi, VP Public Affairs & Communication Huawei Indonesia mengapresiasi kepercayaan BPPT untuk kerja sama ini.

“Kami berharap, pelatihan ini berkontribusi dalam mendukung BPPT dalam penyusunan kebijakan nasional di bidang pengkajian dan penerapan teknologi. Turut aktif dalam mengembangkan SDM di bidang TIK dan itu merupakan salah satu komitmen kami untuk Indonesia yang terus kami lakukan secara berkelanjutan selama lebih dari 20 tahun kehadiran Huawei di negara ini,” terangnya.

Menurut Ken, selain bekerja sama dengan BPPT, Huawei juga bekerja sama dengan lembaga-lembaga riset, perguruan tinggi, para praktisi dan akademisi di Indonesia untuk turut mempersiapkan dan mengembangkan SDM yang kompeten dan berketerampilan tinggi dalam dunia digital.

Selain itu, Huawei akan terlibat dalam menyiapkan tolok-ukur berstandar global untuk pengembangan teknologi yang dibutuhkan oleh industri dalam negeri melalui pemanfaatan teknologi AI atau kecerdasan artifisial, Cloud, IoT, Big Data dan 5G dari Huawei, serta Huawei Mobile Services (HMS).

Saat ini, Huawei didukung oleh sekitar 96.000 karyawan yang fokus di bidang riset dan pengembangan, meliputi lebih dari 700 PhD spesialis matematika, lebih dari 200 PhD di bidang fisika dan kimia, serta lebih dari 5.000 PhD di bidang teknik.

Huawei juga telah membangun kemitraan dalam riset dan inovasi dengan lebih dari 300 universitas dan dengan lebih dari 900 lembaga atau institusi riset di dunia.

“Selama 20 tahun hadir dan berkiprah di Indonesia, Huawei yakin bahwa pembangunan ekosistem infrastruktur TIK Indonesia yang tangguh, seperti 5G, IoT, Fibre Network, Cloud, dan Kecerdasan Buatan (AI), akan mampu mendukung percepatan pemulihan ekonomi Indonesia, menuju Indonesia yang cerdas dan semakin terhubung,” imbuhnya. (AT Network)

Tags: Asia DigitalAsia Pasifik DigitalAsia TechnologyBPPTHuaweiIndustri DigitalTransformasi Digital
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.