• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

OECD Optimis Tahun Depan Prospek Ekonomi Global Tetap Tumbuh

by Redaksi Asiatoday
September 17, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
OECD Catat Tren Penurunan Pajak Korporasi Global

Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Ist

ASIATODAY.ID, PARIS – Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memproyeksikan ekonomi global tidak akan seburuk yang diperkirakan sebelumnya, terutama di Amerika Serikat dan China.

Kendati demikian, banyak negara akan mengalami penurunan yang belum pernah terjadi sebelumnya akibat pandemi virus corona.

Proyeksi tersebut disampaikan OECD dalam laporan terbarunya, OECD Economic Outlook, Interim Report September 2020 yang dirilis Rabu (16/9/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Dalam laporan itu, OECD menyebutkan, Produk Domestik Bruto (PDB) diproyeksikan turun 4,5 persen pada tahun ini. Angka tersebut lebih baik dibandingkan kontraksi enam persen yang diperkirakan pada Juni. Ekonomi global akan kembali pulih dan tumbuh lima persen tahun depan.

Melansir Associated Press, Kamis (17/9/2020), OECD memberikan catatan, prospek itu masih bergantung pada ketidakpastian yang cukup besar karena pandemi amsih terus berlanjut. Prospek OECD juga mengasumsikan, wabah lokal sporadis akan berlanjut dan vaksin belum tersedia sampai akhir 2021.

OECD meningkatkan perkiraannya untuk ekonomi Amerika. Sebelumnya, Negeri Paman Sam diperkirakan kontraksi 7,3 persen, namun kini sudah jauh lebih baik dengan prediksi kontraksi 3,8 persen.

China diperkirakan menjadi satu-satunya negara dalam kelompok 20 ekonomi terkuat (G20) yang tumbuh pada 2020. OECD memproyeksikan, China bisa tumbuh 1,8 persen, bukan menyusut 2,6 persen, seperti yang diperkirakan pada Juni.

Sementara itu, OECD memangkas perkiraannya untuk India, Meksiko dan Afrika Selatan.

Organisasi yang berbasis di Paris ini memberikan saran kepada negara-negara maju tentang kebijakan ekonomi, mendesak pemerintah untuk tidak menaikkan pajak atau memotong belanja pada tahun depan.

“Untuk menjaga kepercayaan dan membatasi ketidakpastian,” tulis OECD.

Dukungan fiskal dan moneter untuk ekonomi tetap perlu dipertahankan.

Menurut Kepala Ekonom OECD Laurence Boone, semuanya perlu dilakukan untuk memperkuat kepercayaan sekaligus menjadi kunci pemulihan dan mengakselerasinya secara lebih cepat serta berskala besar.

Pemerintah perlu terus membantu masyarakat untuk mencari pekerjaan dan mendukung investasi.

“Pesan pertama yang ingin kami kirimkan, jangan mengulangi kesalahan masa lalu, jangan mencabut dukungan fiskal terlalu dini,” kata Boone. (ATN)

Tags: OECDPertumbuhan Ekonomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.