• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Trump: AS Berhasil Hancurkan Virus Corona China

by Redaksi Asiatoday
October 21, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Doa dan Simpati untuk Trump Mengalir dari Pemimpin Dunia

Donald Trump saat berkampanye. Dok

ASIATODAY.ID, PENNSYLVANIA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa Amerika Serikat (AS) telah berhasil “menghancurkan” virus corona (Covid-19) China. Klaim tersebut disampaikan dalam lanjutan tur kampanyenya di Pennsylvania pada Selasa (20/10/2020).

Seperti beberapa pernyataan sebelumnya, Trump menyerukan bahwa pemilihan umum presiden AS pada 3 November mendatang adalah pilihan krusial antara “pemulihan super Trump” dan “depresi (Joe) Biden.”

Berbicara kepada ribuan pendukungnya di kota Erie, Trump menuduh Biden akan “mengunci” semua warga Pennsylavania. Trump merujuk pada kebijakan penguncian (lockdown) di tengah pandemi Covid-19.

RelatedPosts

World Bank Injects $150 Million to Transform Rural Uzbekistan

ADB Injects $115 Million to Tackle Nepal’s Water and Sanitation Crisis

Indonesia’s US$22 Billion Free School Meals Program Hit by Expanding Corruption Probe

“Lockdown Biden akan menghancurkan Amerika. Tapi kita akan menghancurkan virus ini, dan kita sedang melakukannya. Kita sedang menghancurkan virus China ini,” ujar Trump, yang disambut suara gemuruh massa.

“Jika kalian semua menginginkan depresi dan keputusasaan, silakan pilih Sleepy Joe,” sambungnya, menggunakan julukan khusus yang selama ini dialamatkan Trump kepada calon presiden asal Partai Demokrat tersebut.

Trump dan Biden terus menjalani tur kampanye sepanjang Selasa, dua hari menjelang acara debat terakhir pada Kamis malam, 22 Oktober waktu AS atau Jumat pagi waktu Indonesia.

Dalam acara debat terakhir, Komisi Debat Presiden (PDC) akan menerapkan kebijakan mematikan mikrofon saat salah satu kandidat sedang berbicara. Kebijakan baru bertujuan menghindari hujan interupsi yang pernah melanda debat perdana antara Trump dan Biden bulan lalu.

Meski mengkritik kebijakan PDC, kubu Partai Republik menegaskan bahwa Trump akan mengikuti acara debat terakhir di Nashville.

PDC telah menetapkan enam topik untuk debat terakhir presiden AS, yakni Memerangi Covid-19, Keluarga Amerika, Ras di Amerika, Perubahan Iklim, Keamanan Nasional, dan Kepemimpinan. (ATN)

Tags: Donald Trump
No Result
View All Result

Terbaru

  • World Bank Injects $150 Million to Transform Rural Uzbekistan
  • ADB Injects $115 Million to Tackle Nepal’s Water and Sanitation Crisis
  • Indonesia’s US$22 Billion Free School Meals Program Hit by Expanding Corruption Probe
  • Indonesia Foils Smuggling of 1,300 Protected Napoleon Wrasse Bound for Hong Kong
  • Indonesia-Kuwait Deepen Energy Alliance as Global Uncertainty Reshapes Economic Partnerships
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.