• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 21, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Singapura Mendekati Bebas dari Covid-19

by Redaksi Asiatoday
November 25, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Totalitas Singapura dalam Menghadapi Wabah Corona

Negeri Singapura. istimewa

ASIATODAY.ID, SINGAPURA – Singapura berhasil menekan laju infeksi Covid-19. Negeri tersebut hampir menjadi negara pertama di luar China yang bebas dari Covid-19.

Pasalnya, dalam 14 hari terakhir Singapura mengonfirmasi nihil kasus baru hingga Selasa (24/11/2020).

Singapura juga menyatakan telah menyelesaikan kasus infeksi pada klaster penularan terakhir di lingkungan asrama pekerja migran.

RelatedPosts

China Throws Full Weight Behind Indonesia’s Debut Panda Bond Plan

Coal Fraud Fugitive Richard Muljadi Arrested Upon Return from Singapore

Indonesia Becomes ASEAN’s Top Rice Producer, Ranks Fourth Globally, FAO Says

Gedung asrama sempit yang dihuni pekerja migran muda dan berpenghasilan rendah, yang kebanyakan berasal dari Bangladesh, India dan China sebelumnya menjadi pusat penularan infeksi di Singapura pada awal tahun ini.

Sementara tidak ada laporan kasus lokal tambahan di Singapura dalam dua pekan terakhir, masih ada sejumlah kasus infeksi yang berasal dari pelancong luar negeri–yang telah segera menjalani isolasi, kata otoritas setempat.

Dikutip dari Reuters, Rabu (25/11/2020), Singapura adalah satu diantara sedikit negara pertama yang awal tahun ini melaporkan kasus Covid-19 di luar China, yakni pada 23 Januari.

Sejauh ini, tercatat lebih dari 58.000 kasus di negara itu namun hampir semua pasien telah sembuh, sementara rasio angka kematiannya merupakan yang terendah di dunia, dengan 28 kasus.

Kebanyakan kasus Covid-19 di Singapura terjadi di asrama. Otoritas menerapkan aturan karantina yang ketat di fasilitas tersebut, hingga menimbulkan kritik dari kelompok HAM.

Namun, otoritas Singapura masih melanjutkannya untuk menahan kasus klaster, meskipun kasus di masyarakat secara umum sudah terus menurun.

Selasa ini menandai pertama kalinya Singapura menyatakan bahwa negeri itu tidak lagi mempunyai kasus klaster aktif sejak wabah mulai masuk ke negara itu.

Sebelumnya, Singapura telah menerapkan karantina nasional selama dua bulan untuk menahan laju penularan mulai April.

Setelahnya, kehidupan masyarakat Singapura kembali normal, namun penggunaan masker tetap diwajibkan, dan terdapat aturan ketat menjaga jarak, serta sebagian besar pintu masuk negara itu masih ditutup. (ATN)

Tags: Corona AsiaSingapura
No Result
View All Result

Terbaru

  • China Throws Full Weight Behind Indonesia’s Debut Panda Bond Plan
  • MotoGP Mandalika Fires Up Indonesia’s Economy, Generates IDR4.96 Trillion Windfall
  • Coal Fraud Fugitive Richard Muljadi Arrested Upon Return from Singapore
  • Indonesia Becomes ASEAN’s Top Rice Producer, Ranks Fourth Globally, FAO Says
  • Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.