• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Darurat Perubahan Iklim, Selandia Baru Targetkan Netral Karbon 2025

by Redaksi Asiatoday
December 7, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Cabut Lockdown, Selandia Baru Mulai Buka Sekolah

Kota Auckland, Selandia Baru. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perubahan iklim kini menjadi tantangan serius yang dihadapi negara-negara di dunia.

Selandia Baru secara resmi telah mendeklarasikan keadaan darurat perubahan iklim dan berjanji akan membentuk pemerintah karbon netral pada 2025.

Mengutip Lonely Planet, Minggu (6/12/2020), Perdana Menteri (PM)  Selandia Baru Jacinda Ardern menyebut, krisis iklim sebagai salah satu tantangan terbesar di zaman sekarang. Pernyataan ini membuat Negeri Kiwi bergabung dengan 32 negara lain, termasuk Kanada, Prancis dan Inggris, dalam menyusun rencana jangka panjang untuk mengurangi emisi.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Parlemen yang baru dilantik telah berjanji memimpin dengan memberi contoh. Ardern mengatakan, sektor publik akan netral karbon di tahun 2025. Termasuk di dalamnya hanya membeli kendaraan listrik atau hibrida dan mengurangi armada mobilnya sebesar 20 persen.

Selain itu, Ardern juga akan menghapus semua  boiler berbahan bakar batu bara dari gedung-gedung layanan publik  dengan menetapkan standar hijau baru. Pemerintah pun akan memperkenalkan anggaran pertama dari tiga anggaran emisi tahun depan.

Penyusunannya dijelaskan mempertimbangkan target yang lebih ambisius untuk Selandia Baru di bawah Perjanjian Paris. Di samping, mengadopsi rencana untuk memenuhi kewajiban internasional antara 2021–2030 yang mencakup pengurangan setengah emisi karbon global di tahun 2030.

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) telah memperingatkan bahwa 2020 berada di jalur untuk jadi tahun terpanas dalam catatan. Menurut badan PBB, 2011–2020 bakal jadi dekade terpanas dalam dengan enam tahun terpanas sejak 2015.

Upaya Kolektif Kurangi Emisi

WMO mengatakan bahwa 2020 telah jadi “satu tahun lagi yang luar biasa untuk iklim kita.” Catatannya berupa suhu ekstrem, kebakaran hutan yang menghancurkan, banjir, kekeringan, dan rekor jumlah badai.

Inisiasi untuk mengurangi emisi pun diambil berbagai pihak, di mana upaya ini terus didorong secara kolektif agar hasilnya lebih tampak. Salah satunya dari dunia penerbangan yang dipermasalahkan karena jejak karbon dalam operasionalnya.

Pada September lalu, Airbus telah merilis tiga konsep pesawat terbang komersial tanpa emisi pertama di dunia. Masing-masing konsep pesawat dijelaskan mewakili pendekatan berbeda untuk mencapai gol penerbangan tanpa emisi.

Rencananya, pesawat-pesawat ini bakal mulai terbang pada 2035. Pihaknya telah mengeksplorasi berbagai jalur teknologi dan konfigurasi aerodinamis, namun berujung mengandalkan hidrogen sebagai sumber tenaga utama. Mereka yakin pemanfaatannya menjanjikan bahan bakar penerbangan yang bersih.

Juga, menganggap penggunaan hidrogen sebagai solusi bagi sektor penerbangan dan banyak industri lain untuk memenuhi target netral iklim. (ATN)

Tags: Climate ChangePerubahan IklimSelandia Baru
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.