• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Kapalkan 12 Ton Ikan Tuna Beku dari Aceh ke Brunei Darussalam

by Redaksi Asiatoday
February 4, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Produk Perikanan Indonesia Digemari Pasar Vietnam

Ikan Tuna Sirip Biru, salah satu hasil Perikanan Indonesia yang digemari pasar global. Foto : KKP

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia kembali mencatatkan aktivitas ekspor perikanan ke pasar Asia Tenggara.

Kali ini, sebanyak 12 ton ikan tuna dan tenggiri beku senilai USD80 ribu telah dikapalkan ke Brunei Darussalam dari Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaradja Banda Aceh pada 27 Januari 2020. Produk ikan tersebut dipersiapkan oleh PT. Yakin Pacific Tuna.

Pengiriman ekspor ini adalah tindak lanjut dari pengiriman perdana sample  sebanyak 140kg frozen yellowfin tuna saku (jenis tuna sirip kuning beku) dari Aceh ke Brunei yang dilaksanakan pada September 2020 melalui kargo udara. Hal ini menunjukkan kualitas ikan beku dari Aceh dapat diterima oleh pasar Brunei, bahkan ditambahkan dengan permintaan ikan tenggiri.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

“Dengan menjaga kualitas ikan beku yang baik, dari proses pengolahan hingga pengiriman sesuai standar internasional, serta harga yang kompetitif, perusahaan Indonesia berpeluang untuk terus meningkatkan akses pasar Brunei,” ujar Dubes RI untuk Brunei Darussalam, Sujatmiko, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (4/2/2021).

“KBRI Bandar Seri Begawan terus berupaya menggali potensi kerjasama bisnis sektor perikanan antara Indonesia dan Brunei Darussalam,” tambahnya.

Saat ini selain dari Indonesia, Brunei juga mengimpor dari China, Vietnam dan Malaysia, khususnya untuk ikan tenggiri, kakap dan udang vaname.

Selain ikan beku, diketahui bahwa benih ikan kerapu dan kakap putih dari Indonesia juga memiliki potensi pasar yang baik di Brunei, untuk memenuhi kebutuhan ikan segar domestik Brunei maupun untuk keperluan re-ekspor ke negara lain.

Tercatat 4 kali penerbangan Garuda Indonesia ke Brunei Darussalam pada akhir tahun 2020 membawa total lebih dari 1800 kg benih ikan, serta 154 kg udang dan 114 kg ikan hias hidup.

Atas kerja sama yang baik dan dukungan penuh dari pemerintah setempat, diharapkan ekspor perikanan Indonesia terus meningkat. (AT Network)

Tags: Ekspor Perikanan IndonesiaIkan TunaKerjasama Indonesia-Brunei Darussalam
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.