• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jepang Mulai Eksperimen Terbitkan Mata Uang Digital

by Redaksi Asiatoday
April 6, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Investasi di Indonesia, Jepang Jajaki Skema Dana Abadi

Bank of Japan. ist

ASIATODAY.ID, TOKYO – Bank sentral Jepang atau Bank of Japan (BOJ) mulai melakukan eksperimen untuk mempelajari kelayakan penerbitan mata uang digitalnya sendiri.

Langkah tersebut mengartikan BOJ bergabung dengan bank sentral lain yang berusaha untuk menyamai inovasi di bidang yang sudah dicapai oleh sektor swasta.

“Tahap pertama percobaan, yang bakal dilakukan hingga Maret 2022, akan fokus pada pengujian kelayakan teknis penerbitan, pendistribusian, dan penukaran mata uang digital bank sentral (CBDC),” kata BOJ, dilansir dari CNA, Selasa (6/4/2021).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Setelah tahap pertama, BOJ kemudian beralih ke eksperimen tahap kedua yang akan meneliti fungsi yang lebih rinci, seperti apakah menetapkan batas jumlah CBDC yang dapat dimiliki setiap entitas atau tidak.

“Jika perlu, bank sentral Jepang akan meluncurkan program percontohan yang melibatkan penyedia layanan pembayaran dan pengguna akhir,” kata Direktur Eksekutif BOJ Shinichi Uchida.

“Meskipun tidak ada perubahan dalam sikap BOJ, saat ini tidak ada rencana untuk menerbitkan CBDC. Kami yakin memulai eksperimen pada tahap ini adalah langkah yang diperlukan,” tambah Uchida kepada komite pembuat kebijakan yang menyelidiki CBDC.

Sementara itu, bank sentral global sedang mengembangkan mata uang digital untuk memodernisasi sistem keuangan mereka, menangkal ancaman dari cryptocurrency, dan mempercepat pembayaran domestik dan internasional.

Sedangkan China memimpin rencana tersebut, dengan BOJ telah mempercepat upaya untuk mengejar ketinggalan melalui rencana yang diumumkan pada Oktober untuk mulai bereksperimen tentang cara mengoperasikan mata uang digitalnya sendiri. (ATN)

Tags: Bank of JapanDigital Currency
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.