• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Krisis Kelaparan Mengancam Jutaan Warga India di Tengah Pandemi Covid-19

by Redaksi Asiatoday
May 30, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi Rp1.628 Triliun, Kanada Sasar Negara Asia

Kota Mumbai, India. Dok

ASIATODAY.ID, NEW DELHI – India mengalami ujian bertubi-tubi di tengah pandemi Covid-19 yang masih mengganas.

Usai diterpa badai Siklon, kini krisis kelaparan mengancam jutaan warga negeri itu.

Virus corona telah mengakibatkan 160.000 orang meninggal dalam delapan minggu di India. Lonjakan kasus Covid-19 membuat rumah sakit kewalahan dan menutup banyak bisnis di India. Kini warga miskin di India mulai didera kelaparan.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Laporan AFP, Minggu (30/5/2021), para ahli memperingatkan bahwa krisis lain sedang membayangi, dengan bertambahnya tingkat kelaparan diantara orang miskin India yang sudah terhuyung-huyung dari karantina wilayah pertama tahun lalu.

“Ini adalah krisis ganda yang dihadapi orang miskin di negara ini – ada krisis kesehatan dan ada juga krisis ekonomi pendapatan,” kata Anjali Bhardwaj dari Right to Food Campaign.

Sekitar 230 juta orang India jatuh ke dalam kemiskinan – didefinisikan sebagai hidup dengan kurang dari 375 rupee (USD5) per hari – pada tahun pertama pandemi, menurut satu studi oleh Universitas Azim Premji di Bangalore.

“Kami mengalami krisis kesehatan besar yang sedang berlangsung dan banyak yang harus menghabiskan tabungan seumur hidup mereka untuk mencoba memberikan bantuan medis kepada keluarga mereka,” tambahnya.

Di New Delhi, Rasheeda Jaleel hidup dalam ketakutan bahwa dia mungkin tidak dapat memberi makan tujuh anaknya. Pada saat yang sama, jutaan keluarga India dipaksa menjadi miskin oleh gelombang virus corona baru yang menghancurkan.

Pria berusia 40 tahun, suaminya Abdul Jaleel, 65 tahun dan anak-anaknya sudah bertahan hidup hanya dengan satu kali makan sehari.

“Ketika kami lapar dan haus, saya merasa sangat tidak berdaya dan khawatir, ‘Bagaimana saya akan bertahan hidup seperti ini?’ Kami mengatur dengan berapa pun penghasilan suami saya. Jika tidak cukup, saya tetap lapar agar bisa memberi makan anak-anak saya” kata Jaleel kepada AFP saat membuat roti (roti pipih) di flat kecil mereka di New Delhi.

Lebih dari 7,3 juta pekerjaan hilang pada bulan April saja, menurut Pusat Pemantauan Ekonomi India. Itu berarti lebih banyak penderitaan di negara di mana 90% angkatan kerjanya berada di sektor informal tanpa jaring pengaman sosial, dan di mana jutaan tidak memenuhi syarat untuk jatah darurat pemerintah.

“Banyak orang jatuh miskin tahun lalu, mereka berutang, dan mereka harus mengurangi konsumsi makanan. Jadi gelombang kedua datang di atas situasi stres yang sangat genting,” kata Lektor Kepala Amit Basole, salah satu penulis studi universitas, kepada AFP. (ATN)

Tags: IndiaKelaparanKrisis Pangan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.