• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Disanksi AS, China Justru Dukung Penuh Rezim Junta Militer Myanmar

by Redaksi Asiatoday
June 11, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Minta Amerika Tak Picu Perang Dingin dan Hentikan Kebohongan

Menteri Luar Negeri China Wang Yi. Ist

ASIATODAY.ID, BEIJING – China mempertegas dukungannya terhadap rezim junta militer Myanmar meski negeri itu telah menghadapi beberapa sanksi dan tekanan negara barat seperti Amerika Serikat (AS) dan sekutunya setelah kudeta empat bulan lalu.

TimesofIndia pada Kamis (10/6/2021) melaporkan, China menyatakan kebijakannya terhadap Myanmar tetap tidak terpengaruh oleh situasi domestik negara itu.

Stasiun penyiaran negara Myanmar MRTV melaporkan, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mengatakan hal itu pada Menlu Myanmar Wunna Maung Lwin selama pertemuan pada hari Selasa di Chongqing. Dikatakan bahwa Beijing akan terus melaksanakan proyek-proyek bilateral di negara Asia Tenggara.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Kebijakan persahabatan China terhadap Myanmar tidak terpengaruh oleh perubahan situasi internal dan eksternal Myanmar dan tetap berorientasi pada rakyat Myanmar,” demikian pernyataan tertulis di situs Kementerian Luar Negeri China.

“Di masa lalu, sekarang, dan masa depan, China mendukung Myanmar untuk secara mandiri memilih jalur pembangunan yang sesuai dengan kondisi nasionalnya,” bunyi pernyataan Beijing seraya berjanji akan terus memberi Myanmar vaksin dan pasokan medis.

Rezim tersebut mencari pengakuan dari negara lain sebagai pemerintah sementara Myanmar yang sah karena menghadapi klaim yang bertentangan oleh pemerintah persatuan yang dibentuk oleh sekutu pemimpin sipil yang ditahan Aung San Suu Kyi.

Pertemuan itu terjadi sehari setelah China menjamu para menteri luar negeri dari 10 anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara di mana Malaysia dan Singapura mengeluhkan kemajuan yang lambat dalam menyelesaikan krisis politik di Myanmar.

Hingga Selasa, pasukan keamanan Myanmar telah membunuh lebih dari 850 orang dan menangkap hampir 6.000 lainnya sejak mereka menggulingkan pemerintah yang terpilih secara demokratis pada 1 Februari. Para pemimpin sipil termasuk Suu Kyi telah ditahan, dan konflik baru dengan kelompok pemberontak bersenjata telah membuat ribuan penduduk desa mengungsi.

Sementara AS telah memimpin upaya internasional untuk menghukum junta militer Myanmar, namun negara sekutu di Asia lambat untuk mengikuti.

China sendiri telah memblokir sanksi seragam di Dewan Keamanan PBB. Negara-negara telah beralih ke ASEAN, satu badan yang didirikan berdasarkan prinsip non-intervensi, untuk memfasilitasi satu resolusi. (ATN)

Tags: Krisis Myanmar
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.