• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

PetroChina, Repsol, Genting Oil Teken MoU dengan PHR dan Pupuk Indonesia

by Redaksi Asiatoday
June 18, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Riau Siap Kelola Blok Rokan 100 Persen

Blok rokan, Riau. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memfasilitasi penandatangan perjanjian pemanfaatan gas bumi antara kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas dengan PT Pupuk Indonesia Group.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menyebutkan terdapat enam perjanjian yang ditandatangani yakni nota kesepahaman (MoU) antara Genting Oil Kasuri Pte Ltd dan PT Pupuk Indonesia untuk pengembangan proyek amoniak-urea dan metanol di Bintuni.

Perjanjian ini akan menjamin pemanfaatan gas bumi sekitar 1,66 triliun kaki kubik (TCF) dari lapangan Asap, Kido dan Merah untuk pabrik amoniak, urea dan metanol yang didirikan oleh PT Pupuk Indonesia dan anak perusahaannya.

RelatedPosts

Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance

Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering

SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets

“Proyek ini akan mendorong pembangunan ekonomi regional provinsi Papua Barat, terutama penciptaan lapangan kerja baru dan meningkatnya peluang investasi daerah,” kata Arifin dalam siaran pers di Jakarta, dikutip Jumat (18/6/2021).

Proyek tersebut diperkirakan akan onstream pada 2025 dengan jumlah pasokan gas harian untuk ammonia urea adalah sebesar 112,6 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dan untuk Methanol sebesar 109,3 MMSCFD.

Kemudian MoU antara PetroChina International Jabung Ltd dan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) untuk pengembangan proyek Pusri-3B yang diperkirakan onstream pada 2036. Pasokan gas harian yang disalurkan sebesar 60 billion british thermal unit per day (BBTUD).

Lalu MoU antara Repsol Sakakemang B.V dan Pusri yang diperkirakan akan onstream pada 2024. Gas yang dipasok harian sebesar 38 BBTUD.

Selain itu, Repsol juga akan memasok gas ke PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dengan jumlah gas harian 15 BBTUD. PHR juga akan mendapatkan pasokan gas dari PetroChina International Jabung untuk operasi steam flood di Blok Rokan dengan jumlah gas harian 50 BBTUD yang diperkirakan akan onstream menghasilkan minyak pada 2023.

Selain itu, ada juga MoU antara Kangean Energy Indonesia dan PT Petrokimia Gresik yang diperkirakan akan onstream setelah 2027.

“Hal ini sebagai bagian dari milestone hulu migas Indonesia untuk mendukung pengembangan pabrik pupuk dan lifting minyak,” jelas Arifin. (ATN)

Tags: China National Petroleum CorpIndustri Minyak dan GasPertaminaPT Pupuk IndonesiaRepsol
No Result
View All Result

Terbaru

  • Asia Drives Global Aquatic Production to Record High, Powered by Aquaculture Expansion
  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.