ASIATODAY.ID, JAKARTA – Inggris menjadi negara pertama di dunia yang mempelopori gerakan Revolusi Hijau melalui program dekarbonisasi transportasi sebagai komitmen untuk menekan emisi karbon.
Rencana dekarbonisasi transportasi domestik yang revolusioner pada tahun 2050 itu telah diumumkan oleh Menteri Transportasi Inggris Grant Shapps pada Senin (14/7/2021).
Rencana tersebut memberikan ‘cetak hijau’ terdepan di dunia untuk mengurangi emisi dari laut dan langit, jalan dan kereta api, serta menetapkan jalur yang kredibel untuk seluruh sektor transportasi demi mencapai nol bersih pada tahun 2050.
“Udara yang lebih bersih, masyarakat yang lebih sehat, dan puluhan ribu pekerjaan ramah lingkungan baru akan menjadi kenyataan berkat rencana dekarbonisasi transportasi revolusioner Inggris,” kata Shapps, dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu (17/7/2021).
Menurut Shapps, transportasi bukan hanya bagaimana orang-orang bergerak, tapi juga sesuatu yang secara mendasar membentuk kota, perkotaan dan pedesaan, standar hidup dan kesehatan.
Shapps mengemukakan, dekarbonisasi bukan hanya proses teknokratis melainkan tentang bagaimana memastikan bahwa transportasi membentuk kualitas hidup dan ekonomi dengan cara yang baik.
“Ini bukan tentang menghentikan orang melakukan sesuatu, ini tentang melakukan hal yang sama secara berbeda. Kita masih akan terbang pada hari libur, tetapi dengan pesawat yang lebih efisien, menggunakan bahan bakar yang berkelanjutan. Kita masih akan mengemudi, tetapi mengemudi mobil yang lebih ramah lingkungan,” jelas Shapps.
Shapps mengatakan sebagai bagian dari visi ini, pemerintah Inggris hari ini mengumumkan niatnya untuk menghentikan penjualan kendaraan besar (heavy goods vehicles/HGV) baru berbahan bakar diesel dan bensin pada tahun 2040, tergantung pada hasil konsultasi.
Inggris juga sudah memiliki rencana untuk menghentikan penggunaan mobil dan van beremisi pada tahun 2035.
“Kedua hal ini mewakili janji global terdepan untuk menghapus semua kendaraan yang berpolusi dalam dua dekade ke depan,” tegas Shapps.
Dijelaskan, konsultasi yang sedang berjalan mengusulkan tanggal penghentian 2035 untuk kendaraan berat 3,5-26 ton, dan 2040 untuk kendaraan berat lebih dari 26 ton, atau lebih awal jika transisi yang lebih cepat tampaknya memungkinkan.
Menurut Shapps, rencana dekarbonisasi transportasi dibiayai oleh anggaran sebesar £2,8 miliar yang disisihkan untuk mendukung industri dan pengguna kendaraan bermotor beralih ke kendaraan yang lebih bersih.
Selain itu ada dana £2 miliar yang dijanjikan untuk meningkatkan dukungan bagi perjalanan aktif, seperti bersepeda dan berjalan kaki, untuk menjadikannya sebagai pilihan pertama bagi masyarakat.
“Rencana dekarbonisasi transportasi dibangun berdasarkan hal ini dengan menciptakan jaringan rel niremisi pada tahun 2050, memastikan emisi penerbangan domestik niremisi pada tahun 2040, dan memimpin transisi ke pelayaran yang ramah lingkungan,” papar Shapps.
“Rencana dekarbonisasi transportasi hanyalah permulaan, karena pemerintah akan membutuhkan upaya dan kolaborasi berkelanjutan untuk mewujudkan komitmen ambisiusnya, yaitu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui masyarakat yang lebih sehat sesuai tujuan pembangunan hijau Inggris,” tambah Shapps.
Secara terpisah, Greg Archer, Direktur grup kampanye transportasi hijau di seluruh Eropa mengatakan rencana ini merupakan tonggak pergeseran ke sistem transportasi Inggris yang lebih berkelanjutan.
“Keputusan untuk hanya menggunakan angkutan jalan tanpa emisi termasuk truk pada tahun 2050 adalah yang terdepan di dunia, dan akan secara signifikan mengurangi dampak iklim Inggris dan meningkatkan kualitas udara yang kita hirup,” jelasnya.
“Ini mendukung target penerbangan domestik niremisi di Inggris tahun 2040, meskipun masih banyak yang harus dilakukan untuk mengatasi emisi penerbangan internasional,” tandasnya. (ATN)
