• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS Deteksi China Ekspansi Secara Senyap Bangun Kekuatan Rudal Nuklir

by Redaksi Asiatoday
July 28, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
AS Deteksi China Ekspansi Secara Senyap Bangun Kekuatan Rudal Nuklir

Ladang silo pengambangan rudal China. Dok FAS

ASIATODAY.ID, BEIJING – Amerika Serikat (AS) mendeteksi bahwa China secara diam-diam sedang membangun ‘ladang’ rudal kedua di wilayah gurun barat.

Menurut para peneliti, pembangunan lokasi rudal ini menandakan potensi perluasan persenjataan nuklir dan mempertanyakan komitmen Beijing terhadap strategi pencegahan minimum.

Berdasarkan laporan oleh Federasi Ilmuwan Amerika (FAS) yang dirilis pada Senin (26/7/2021), identifikasi melalui citra satelit menunjukkan pangkalan rudal baru di wilayah Xinjiang, China dapat mencakup 110 silo. Ini adalah lapangan silo kedua yang ditemukan bulan ini oleh para peneliti.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Hal tersebut menambah 120 silo yang tampaknya sedang dibangun di Provinsi Gansu seperti dilaporkan oleh James Martin Center for Nonproliferation Studies.

“Kedua situs tersebut menandakan ekspansi paling signifikan dari persenjataan nuklir China yang pernah ada,” kata laporan FAS, disitat dari CNN, Rabu (28/7/2021).

Sebelumnya, beberapa media China menolak laporan tentang ladang silo rudal di Gansu. Mereka bersikeras bahwa itu adalah ladang angin, tetapi klaim tersebut belum dikonfirmasi oleh Beijing.

Direktur Pusat Kebijakan China yang berbasis di Canberra, Adam Ni, mengatakan, penemuan ‘ladang’ silo adalah bukti yang cukup meyakinkan dari niat China untuk memperluas persenjataan nuklirnya. Mereka telah melakukan cara yang lebih cepat dari yang perkiraan banyak analis.

Selama beberapa dekade, China telah mengoperasikan sekitar 20 silo untuk rudal balistik antarbenua (ICBM) berbahan bakar cair yang disebut DF-5. Menurut laporan FAS, saat ini China akan membangun silo 10 kali lebih banyak, untuk menampung ICBM terbarunya yang disebut DF-41.

“Program silo rudal China merupakan konstruksi silo paling luas sejak konstruksi silo rudal AS dan Soviet selama Perang Dingin. Jumlah silo baru China yang sedang dibangun melebihi jumlah ICBM berbasis silo yang dioperasikan oleh Rusia, dan merupakan lebih dari setengah ukuran seluruh ICBM milik AS,” demikian laporan FAS. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaRudalSenjata Nuklir
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.