• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kapal Perang Jerman Merapat ke Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
August 3, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kapal Perang Jerman Merapat ke Laut China Selatan

Kapal Perang Jerman. Dok

ASIATODAY.ID, BERLIN – Jerman dilaporkan telah mengerahkan kapal perang ke Laut China Selatan (LSC) untuk pertama kalinya dalam dua dekade.

Angkatan Laut Jerman akan bergabung dengan negara-negara Barat lainnya untuk meningkatkan kehadiran militer mereka di kawasan yang diklaim China tersebut.

China mengklaim sebagian besar wilayah Laut China Selatan dan mendirikan pos-pos militer di pulau buatan di perairan yang kaya gas alam dan sumber daya alam lainnya. AS menunjukkan kehadirannya untuk menentang klaim-klaim teritorial China.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Washington rutin menggelar operasi yang disebut freedom of navigation. Dalam operasi tersebut kapal-kapal Angkatan Laut AS berlayar dekat pulau-pulau buatan China. Beijing pun menegur keras misi-misi AS dengan mengatakan operasi tersebut tidak mempromosikan perdamaian atau stabilitas.

Washington menjadikan perlawanan terhadap China menjadi fokus kebijakan keamanan nasionalnya. AS mencari mitra untuk melawan apa yang mereka sebut sebagai kebijakan koersif ekonomi dan luar negeri China.

Pada Senin (2/8), Pemerintah Jerman di Berlin mengatakan Angkatan Laut negara itu akan berlayar di jalur perdagangan. Kapal frigat diperkirakan juga tidak akan berlayar melalui Selat Taiwan, jalur rutin AS yang juga dikecam China.

Namun Jerman menekankan misi tersebut bertujuan untuk menunjukkan Jerman tidak menerima klaim China di perairan yang disengketakan itu.

Jerman berusaha mengimbangi antara kepentingan ekonomi dan keamanan karena China salah satu mitra perdagangan terbesar mereka.

Ekspor Jerman ke China membantu negara itu memitigasi dampak pandemi Covid-19 sebagai perekonomian terbesar di Eropa.

Menteri Pertahanan Jerman Annegret Kramp-Karrenbauer berkunjung ke Pelabuhan Wilhelmshaven untuk melihat kapal frigat Bayern lepas sauh.

Dalam pelayaran yang akan memakan waktu selama tujuh bulan itu kapal Jerman akan berlayar ke Australia, Jepang, Korea Selatan dan Vietnam.

Kapal tersebut diperkirakan akan melewati Laut China Selatan pada pertengahan Desember, menjadi kapal tempur Jerman pertama yang melewati perairan tersebut sejak 2002.

“Kami ingin hukum yang ada dihormati. Rute laut harusnya bebas dilayari, masyarakat terbuka harus dilindungi dan perdagangan harus mengikuti peraturan yang adil,” kata Kramp-Karrenbauer.

Inggris, Jepang, Prancis, Australia dan Selandia Baru juga memperluas aktivitas mereka di Pasifik untuk melawan pengaruh China di kawasan tersebut. (Reuters)

Tags: Indo PasifikLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.