• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jepang Bersama ASEAN Serukan Kebebasan Bernavigasi di Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
August 4, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Redam China, Jepang Jadi Poros Konsolidasi Kekuatan AS, India dan Australia

Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi. Dok

ASIATODAY.ID, TOKYO – Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang Toshimitsu Motegi bersama para Menlu ASEAN menyepakati pentingnya menegakkan kebebasan bernavigasi di Laut China Selatan. Pernyataan disampaikan di tengah klaim sepihak China atas sebagian besar wilayah di perairan kontroversial tersebut.

Dalam sebuah pertemuan virtual dengan ASEAN, Motegi menekankan sikap Jepang menentang segala upaya mengubah status quo secara paksa di Indo Pasifik. Jepang tidak secara spesifik menyinggung nama China.

“Saat kita tengah menghadapi tantangan pandemi virus corona, penting bagi kita semua untuk menjaga dan memperkuat prinsip aturan hukum dan transparansi di kawasan Indo Pasifik,” kata Motegi di awal pertemuan, sebagaimana dilaporkan Kyodo News, Selasa (3/8/2021).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Motegi juga menekankan kembali dukungan Jepang terhadap ASEAN dalam mengimplementasikan lima poin konsensus untuk menyelesaikan krisis politik di Myanmar usai terjadinya kudeta di negara tersebut pada 1 Februari lalu.

Jepang mendukung ASEAN dalam upaya meminta dilakukannya penghentian aksi kekerasan di Myanmar dan mendorong dialog konstruktif antar pihak-pihak yang bertikai.

“Hasil nyata diperlukan dalam penyelesaian krisis,” kata Motegi saat menyinggung usaha ASEAN dalam mengirim utusan khusus ke Myanmar.

Tokyo berjani akan terus melanjutkan keterlibatan dengan ASEAN terkait isu ini.

Selain itu, Motegi juga mengundang para petinggi ASEAN untuk berkunjung ke Jepang pada 2023 dalam memperingati 50 tahun hubungan ASEAN-Jepang.

Terkait pandemi Covid-19, Jepang berjanji akan menyalurkan lebih banyak vaksin dan dukungan sistem kesehatan bagi negara-negara ASEAN. Sejauh ini, Jepang telah menawarkan 9,6 juta dosis vaksin Covid-19 ke ASEAN.

ASEAN-Jepang juga menyepakati pentingnya meredam program misil balistik dan senjata nuklir Korea Utara. (ATN)

Tags: ASEAN-JapanIndo PasifikLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.