• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

38 Jet Tempur China Inkursi Ruang Udara Taiwan

by Redaksi Asiatoday
October 3, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
38 Jet Tempur China Inkursi Ruang Udara Taiwan

Pesawat pengebom China. Dok PLA

ASIATODAY.ID, TAIPEI – Situasi antara China dan Taiwan kian tegang.

Taiwan melaporkan 38 pesawat jet tempur China telah memasuki zona pertahanan udara mereka pada Jumat kemarin. Ini merupakan inkursi udara terbesar yang dilakukan China terhadap Taiwan.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan bahwa puluhan pesawat tersebut, termasuk tipe pengebom nuklir, memasuki Zona Identifikasi Pertahahan Udara (ADIZ) dalam dua gelombang.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Sebanyak 25 pesawat Pasukan Pembebasan Rakyat (PLA) terbang di bagian selatan-barat ADIZ pada siang hari, terbang di dekat Kepulauan Pratas,” ujar Kemenhan Taiwan, sebagaimana dilaporkan BBC, Sabtu (2/10/2021).

Memasuki malam hari, 13 pesawat PLA terbang di area yang sama. Inkursi ini disebut Taiwan terjadi antara perairan Taiwan dan Filipina.

Merespons inkursi, Taiwan mengerahkan sejumlah jet tempur dan mengaktifkan sistem misil.

Selama ini, China memandang Taiwan sebagai “provinsi terlepas” yang sewaktu-waktu akan diambil kembali. Namun Taiwan menganggap dirinya sebagai sebuah negara berdaulat.

Selama lebih dari setahun terakhir, Taiwan terus mengeluhkan pelanggaran berulang yang dilakukan militer China.

“China terus melakukan agresi militer yang merusak perdamaian regional,” kata Premier Taiwan Su Tseng-chang kepada awak media.

Pemerintah pusat China di Beijing sejauh ini belum berkomentar mengenai tuduhan pelanggaran ADIZ Taiwan.

Namun sebelumnya, China beberapa kali menyebutkan bahwa penerbangan semacam itu bertujuan melindungi kedaulatan dan juga ditujukan terhadap “kolusi” antara Taiwan dan Amerika Serikat (AS). (ATN)

Tags: Indo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.