• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Aktivitas Bisnis di Indonesia Pulih Paling Cepat di Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
October 9, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Aktivitas Bisnis di Indonesia Pulih Paling Cepat di Asia Tenggara

Grafik pemulihan aktivitas bisnis di Indonesia. Dok ADA

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia merupakan salah satu negara dengan pemulihan bisnis yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan negara lainnya, di kawasan Asia Tenggara.

Hal itu merujuk pada laporan ADA, perusahaan data dan kecerdasan buatan yang merancang dan menjalankan solusi digital, analitik, dan pemasaran terintegrasi di Asia.

ADA baru meluncurkan dashboard terbaru yang menawarkan informasi berbasis data untuk membantu bisnis di Asia Tenggara bernavigasi dalam perubahan perilaku konsumen yang signifikan di tengah pandemi.

RelatedPosts

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Pada temuan ADA per September 2021, Indonesia dan Kamboja hampir 90% beranjak pulih sejak titik terendahnya pada Agustus akibat varian Delta. Bangladesh pun telah melampaui situasi normal pra-pandemi, sementara Indonesia dan Kamboja diperkirakan ada di urutan berikutnya untuk mencapai kembali keadaan old normal.

Khusus di Indonesia, mobilitas di Pulau Jawa lebih cepat pulih jika dibandingkan dengan pulau-pulau lain. Pengunjung di gerai makanan dan minuman juga telah naik ke 110% dari tingkat sebelum Covid. Kendati pengunjung pusat perbelanjaan telah pulih sepenuhnya, ada penurunan penggunaan aplikasi bisnis dan produktivitas hingga 60% dari tingkat sebelum Covid. Sementara itu, penggunaan aplikasi kebugaran mengalami peningkatan hingga 140%.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) ADA, Srinivas Gattamneni, pandemi Covid-19 menyebabkan disrupsi besar terhadap konsumen yang memengaruhi caranya berbelanja, ke mana mereka pergi, dan apa yang mereka lakukan setiap hari.

“Kami membuat dashboard ini sebagai sumber bagi bisnis untuk memahami dan menanggapi new normal dalam ranah perilaku konsumen. Dashboard ini dapat berfungsi sebagai sebuah panduan mengenai perubahan sebelum dan sesudah pandemi dalam konteks berbelanja, penggunaan aplikasi dan mobilitas masyarakat. Dengan demikian, pemasar dapat mengubah strategi akuisisi dan retensi pelanggan mereka di kondisi yang terus berubah,” jelasnya dalam siaran pers, Jumat (8/10/2021).

Migrasi konsumen ke ranah digital yang terjadi secara cepat menyebabkan banyak bisnis harus meraba dalam menentukan strategi pemasarannya.

ADA pun berupaya untuk mendukung bisnis dalam mencapai tujuan, serta menjangkau audiens dengan langkah tepat dan terukur melalui pemanfaatan Platform Manajemen Data (DMP) ADA yang menggabungkan lebih dari 375 juta data dari perangkat unik.

Platform manajemen data milik ADA, XACT dimanfaatkan untuk menyusun Recovery Index dengan memproses data anonim dari jutaan perangkat seluler dan aplikasi.

Selanjutnya, para pelaku bisnis dapat menggunakan dashboard tersebut untuk memandu mereka dalam pengambilan keputusan dengan cara mengamati mobilitas konsumen dan pola konsumsi digitalnya secara real-time.

Para pengguna dapat mengakses dashboard tersebut secara gratis. Melalui dashboard ini mereka juga dapat menelusuri tampilan regional hingga nasional baik, di Indonesia maupun delapan negara Asia lainnya, seperti Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, Kamboja, Sri Lanka, dan Bangladesh.

Setelah melalui fase serius selama beberapa bulan terakhir, sektor bisnis di Indonesia kini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Hal ini didorong juga oleh percepatan program vaksinasi yang berdampak pada pelonggaran level PPKM sehingga kegiatan tatap muka secara bertahap kembali seperti semula.

“Selama masa transisi ini, ADA berusaha untuk membantu pelaku bisnis dalam membuat keputusan terbaik untuk terus bergerak mencapai targetnya. Dashboard ini merupakan perpanjangan dari usaha tersebut dan kami berharap agar dapat memberikan solusi bagi para pelaku bisnis,” ungkap Managing Director dari ADA Indonesia, Suraj Sivaprasad.

Sebagai referensi, ADA sudah beroperasi di 10 pasar di Asia Selatan dan Tenggara, ADA bermitra dengan merek-merek terkemuka untuk mendorong kematangan digital dan data mereka, serta mencapai tujuan bisnis mereka.

ADA berlabuh pada layanan utama berikut: Memberikan wawasan bisnis, pengayaan data, dan analitik tingkat lanjut, Memahami pola pikir konsumen dan merancang strategi pemasaran kreatif berbasis data, Menjalankan solusi pemasaran digital ujung ke ujung untuk peretasan pertumbuhan, pengoptimalan corong, dan pengoptimalan sasaran ADA melengkapi keahlian digitalnya yang unik dengan data kepemilikan mendalam dari 375 Juta konsumen. (ATN)

Tags: ADAPertumbuhan AsiaPertumbuhan Ekonomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.