• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Indonesia Gandeng ADB Dorong Transisi Energi

by Redaksi Asiatoday
October 20, 2021
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ADB Siapkan Dana USD80 Miliar untuk Aksi Iklim di Asia Pasifik

Pengembangan energi hijau di Asia Pasifik, salah satu program Aksi Iklim yang sedang didorong oleh ADB. Dok ADB

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia berkomitmen penuh untuk melakukan mekanisme transisi energi. Bahkan Indonesia telah sepakat dengan Asian Development Bank (ADB) untuk membantu mendorong percepatan transisi energi baru dan terbarukan.

“Indonesia mulai berdiskusi dan juga berinisiatif dengan Asian Development Bank (AFB) tentang apa yang kami sebut sebagai mekanisme transisi energi. Ini adalah bagaimana kita akan menghentikan energi batu bara. Tapi pada saat yang sama, memastikan ada pendanaan yang akan membeli kontrak batubara di masa depan,” kata Sri Mulyani sebagaimana keterangan tertulis yang disiarkan Kemenkeu, Selasa (19/10/2021).

Dikatakan, pendanaan baru diperlukan untuk dapat menghasilkan energi yang cukup untuk mengkompensasi batubara sekaligus memenuhi kebutuhan energi yang akan terus tumbuh seiring dengan pemulihan. Di sisi lain, pemerintah perlu memperhatikan dampak dari transisi energi, seperti tenaga kerja, peningkatan inflasi, hingga daya beli masyarakat.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

“Hal tersebut berpotensi menimbulkan reaksi yang cukup besar terhadap dukungan politik. Kita seharusnya tidak hanya merancang transisi ini secara teknis dan teknokratis, tetapi kita juga harus sangat memperhatikan ekonomi politik,” ungkapnya.

Produsen batubara

Pemerintah terus melakukan diskusi dengan banyak produsen batubara dan produsen energi batu bara untuk membahas bagaimana transisi harus dirancang.

Dalam diskusi tersebut, pemerintah juga menjelaskan mengenai penerapan pajak karbon yang tertuang di dalam Rancangan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (RUU HPP).

“Ketika kami berdiskusi dengan pelaku usaha, saya dapat memperkenalkan carbon price, carbon market, dan carbon tax dalam undang-undang yang baru disahkan dua minggu lalu. Di masa yang sangat kritis ini, Indonesia mampu mengesahkan undang-undang untuk dapat memperkenalkan mekanisme pasar bagaimana mengatasi masalah perubahan iklim ini,” jelas dia.

Penerapan pajak karbon mengedepankan prinsip keadilan (just) dan keterjangkauan (affordable) dengan memperhatikan iklim berusaha dan masyarakat kecil. Implementasi akan diberlakukan pada sektor PLTU batu bara per 1 April 2022 dengan skema cap and tax yang searah dengan implementasi pasar karbon yang mulai berjalan di sektor tersebut.

Sri Mulyani menambahkan, penerapan pajak karbon pada sektor lain akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan roadmap yang akan memperhatikan perkembangan pasar karbon, pencapaian target dalam Nationally Determined Contribution (NDC), kesiapan sektor, dan kondisi ekonomi.

“Indonesia mencoba melakukan semua reformasi kita, bahkan dalam kondisi yang sulit ini. Pemerintah Indonesia melakukan reformasi perpajakan. Mudah-mudahan, kita akan memiliki mobilisasi sumber daya domestik yang lebih baik. Kami juga memperbaiki iklim investasi. Kami terus melakukan peningkatan produktivitas dan inovasi,” pungkasnya. (ATN)

Tags: ADBCarbon TradeEnergi Baru TerbarukanPajak Karbon
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.