• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Militer Jepang dan AS Latihan Perang Anti-Kapal Selam di Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
November 17, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Militer Jepang dan AS Latihan Perang Anti-Kapal Selam di Laut China Selatan 1

Militer Jepang. Dok Japan Navy

ASIATODAY.ID, TOKYO – Militer Jepang dan Amerika Serikat (AS) menggelar latihan perang anti-kapal selam di Laut China Selatan.

Latihan yang digelar untuk pertama kalinya ini sekaligus menjadi tanda kembali aktifnya angkatan bersenjata Jepang di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Fumio Kishida.

Melalui pernyataan resmi pada Selasa (16/11/2021), Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (MSDF) menjelaskan, latihan yang dilakukan Senin (15/11) berfokus pada perang anti-kapal selam (ASW).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Dalam latihan ini Jepang mengutus salah satu kapal perang terbesarnya, pengangkut helikopter Kaga, sebuah kapal perusak, dan sebuah pesawat patroli, serta satu kapal selam.

Kapal perang dan pesawat patroli militer AS juga ikut serta dalam latihan anti-kapal selam perdana di Laut China Selatan tersebut.

Kapal selam MSDF melakukan latihan militer di Laut China Selatan untuk pertama kalinya pada September 2018. Sama seperti tahun ini, latihan tiga tahun lalu juga melibatkan Kaga.

Analis menilai, pengumuman terbuka mengenai latihan militer ini, termasuk posisi kapal selam, dimaksudkan untuk menandakan kemitraan keamanan AS-Jepang yang berkembang di tengah gerakan militer China yang semakin tegas di Laut China Selatan dan Timur.

“Tidak hanya menandakan tekad yang jelas bagi kedua sekutu untuk bekerja sama secara erat di Laut Cina Selatan, tetapi juga niat Jepang untuk menjaga komitmennya untuk mempertahankan kehadiran militer yang layak di Laut Cina Selatan,” ungkap Collin Koh, peneliti dan pakar keamanan maritim di S. Rajaratnam School of International Studies Singapura, kepada Japan Times.

Jepang dan AS melakukan latihan militer di pos-pos terdepan yang dikuasai China, yang memiliki lapangan terbang kelas militer dan persenjataan canggih, dapat digunakan untuk membatasi pergerakan bebas di wilayah yang mencakup jalur laut vital.

Dalam beberapa tahun terakhir latihan militer gabungan antara Jepang dan AS semakin sering terjadi. Bulan lalu, kapal pengangkut Kaga dan USS Carl Vinson juga melakukan latihan serangan maritim di Laut China Selatan. (ATN)

Tags: Indo PasifikLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.