• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Gawat, Jaringan Basis Data Polri Dibobol Hacker Brasil

by Redaksi Asiatoday
November 19, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Riset : Pelaku Bisnis di Asia Tenggara Ingin Perkuat Keamanan Siber

Kejahatan Siber. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kejahatan siber kembali terjadi dan kali ini menyasar jaringan basis data Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Seorang hacker asal Brasil mengaku berhasil membobol data Polri pada Rabu (17/11/2021). Ia yang bekerja sendirian, menuliskan pesan melalui akun Twitternya, @son1x666, bahwa data anggota polisi Indonesia telah didapatkannya.

Akun tersebut menyertakan 3 situs dalam unggahannya. Salah satu situs menampilkan pesan dan diduga daftar pelanggaran para anggota Polri. Daftar tersebut dilengkapi dengan nama, pangkat, satuan kerja, jabatan terakhir, alamat, suku, dan jenis hukuman yang didapat. Data lain yang disebarkannya yakni data pribadi para anggota polisi. Hacker juga menegaskan bahwa pembobolan yang dilakukannya adalah suka rela.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Saya melakukan ini karena saya tidak mendukung pemerintah dan bagaimana mereka memperlakukan rakyatnya sendiri,” katanya.

Sang Hacker mengaku banyak orang Indonesia yang menghubunginya dan menceritakan situasi kehidupannya. “Jadi inilah alasan saya melakukan kebocoran ini,” tulisnya.

Hingga kini, data anggota Polri tersebut masih berada di salah satu forum internet yang bisa diunduh secara gratis. Hacker tersebut juga menyertakan link untuk mengunduh data Polri di akun Twitternya. Jika tautan itu diklik, pengguna akan dialihkan ke tampilan website yang diduga dikelola oleh peretas, yang langsung menampilkan semua data retasan.

Merespon hal tersebut, pakar keamanan siber, Pratama Persadha, mengatakan, jaringan basis data Polri bukan kali pertama diretas. Karena itu, Polri harus melakukan perbaikan sistem mulai dari teknologi, sumber daya manusia (SDM) hingga tata kelola.

“Sudah pernah. Sudah sering Polri diretas,” ujar Pratama yang juga merupakan Chairman Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Jumat (19/11/2021).

Untuk mencegah kasus semacam ini, Pratama menyarankan kepada Polri agar memperbaiki sistem yang ada di Polri, kemudian rutin melakukan tes penetration agar mengetahui celah-celah keamanan.

“Yang paling penting, harus diperbaiki sistem yang ada di Polri, mulai dari teknologinya, SDM dan tata kelolanya. Harus dilakukan penetration test secara rutin agar bisa tahu celah-celah keamanan yang ada di sistemnya. Kalau sudah tahu, wajib segera ditutup,” ungkapnya.

Pratama juga menyampaikan, jaringan data juga harus dimonitor atau diawasi terus menerus selama 24 jam, sehingga ketika ada serangan atau traffic yang mencurigakan bisa segera terdeteksi.

“Polri harus punya CSIRT (computer security incident response team) dan sistem Cyber Thread Intelligence untuk memonitor dan memitigasi serangan siber di institusinya,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Cyber CrimeCybersecurityHackerKeamanan SiberPolri
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.