• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pasukan Rusia dan Belarusia Mulai Menyerang di Perbatasan Ukraina

by Redaksi Asiatoday
February 24, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pasukan Rusia dan Belarusia Mulai Menyerang di Perbatasan Ukraina

Pasukan Rusia. Foto : Departemen Pertahanan Rusia

ASIATODAY.ID, KIEV – Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah menggempur pos-pos perbatasan negara itu dengan bantuan Belarusia pada Rabu (23/2/2022) malam.

Ukraina berbatasan dengan Belarusia di wilayah utara dan dengan Rusia di wilayah timur.

“Serangan gabungan itu terjadi di wilayah Luhansk, Sumy, Kharkiv, Chernihiv, dan Zhytomyr,” demikian pernyataan kementerian tersebut, dikutip dari twitter, Kamis (24/2/2022).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Sebagai tambahan, ada juga serangan yang berasal dari Republik Otonomi Crimea,” demikian disebutkan.

Pasukan Ukraina dan Garda Nasional dikerahkan untuk menjaga perbatasan dan akan “menembak musuh” kalau diperlukan, lebih lanjut disebutkan dalam pernyataan itu.

Di Washington, Presiden Joe Biden menegaskan bahwa Amerika Serikat akan bersatu dengan negara-negara sekutu untuk merespon invasi Rusia ke Ukraina.

Biden menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan “perang berencana yang akan mengakibatkan korban jiwa dan penderitaan manusia dalam jumlah besar”.

Tindakan Rusia itu tidak punya dasar dan tidak bisa dibenarkan, tulis Biden.

“Rusia bertanggung jawab atas kematian dan kehancuran yang akan ditimbulkan dalam serangan ini, dan Amerika Serikat bersama sekutunya akan merespon dengan cara yang tegas,” kata Biden.

“Dunia akan menuntut pertanggungjawaban Rusia,” tegasnya.

Pada Kamis dini hari waktu Rusia, Putin mengumumkan bahwa Rusia akan melakukan operasi militer di wilayah timur Ukraina.

Sebelumnya, Putin secara resmi memberi pengakuan atas dua wilayah di bagian timur Ukraina yang menyatakan kemerdekaan dan mendapat dukungan Moskwa.

Putin berdalih kehadiran pasukan Rusia merupakan aksi “menjaga perdamaian” bagi dua “negara baru” tersebut. (ATN)

Tags: Krisis UkrainaNATORusiaUkraina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.