• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Monday, June 8, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jepang, Korsel dan AS Sepakat Perkuat Hubungan untuk Hadapi Korut

by Redaksi Asiatoday
March 12, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jepang, Korsel dan AS Sepakat Perkuat Hubungan untuk Hadapi Korut

Jepang, Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS). Dok

ASIATODAY.ID, TOKYO – Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Presiden terpilih Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol pada Jumat (11/3/2022) mengatakan sepakat untuk meningkatkan hubungan trilateral dengan Amerika Serikat (AS) dalam menanggapi ancaman militer Korea Utara (Korut) yang semakin berkembang.

Usai menelepon Yoon, Kishida mengatakan kepada awak media bahwa keduanya setuju untuk terus berhubungan dekat terkait Korut.

Korut baru saja menggunakan apa yang bakal menjadi sistem rudal balistik antarbenua terbesar yang pernah ada dalam dua peluncuran rahasia, tindakan yang berpotensi membuka jalan untuk uji penembakan rudal jarak jauh selanjutnya, kata pejabat Korsel dan AS, Jumat.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Kishida mengatakan, hampir semua opsi diplomatik terbuka dalam berurusan dengan Korut, mungkin termasuk sanksi, dan Jepang akan tetap berhubungan dekat dengan AS dan Korsel atas respons apa pun.

Juru bicara Yoon menuturkan presiden mengutarakan harapan kerjasama trilateral yang lebih besar yang melibatkan AS dalam berurusan dengan Korut.

Hubungan antara kedua negara tetangga itu meregang lantaran berbagai isu yang bermula dari penjajahan Jepang 1910-1945 atas semenanjung Korea, termasuk soal korban kerja paksa Jepang dan pengerahan rumah bordil masa perang.

Hubungan bilateral yang baik sangatlah penting dan perlu ditingkatkan mengingat kondisi urusan dunia, kata Kishida.

Yoon berbicara kepada Kishida bahwa penting untuk menyelesaikan isu-isu bilateral yang tertunda melalui satu “cara yang pantas dan saling menguntungkan”.

Presiden Korsel menambahkan bahwa kedua pihak memiliki banyak sektor kerja sama, seperti ekonomi dan keamanan kawasan.

Yoon juga menyampaikan belasungkawa kepada korban dan keluarga atas peristiwa gempa 2011 yang mengguncang Jepang timur laut, katanya. (ANT)

Tags: Indo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.