• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

IMO Bentuk Koridor Maritim yang Aman dari Serangan Rusia

by Redaksi Asiatoday
March 13, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
IMO Bentuk Koridor Maritim yang Aman dari Serangan Rusia

Aktivitas kapal dagang di Laut Hitam. Dok IMO

ASIATODAY.ID, JENEWA – Organisasi Maritim Internasional (IMO), Badan pelayaran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan menciptakan koridor maritim yang aman sehingga memungkinkan kapal dagang dan awaknya yang terjebak di Laut Hitam dan Laut Azov berlayar tanpa risiko terkena serangan Rusia.

Militer Rusia telah mengambil alih jalur air ketika melancarkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari.

IMO menggelar pertemuan virtual pada Kamis dan Jumat untuk membahas situasi yang meningkat di Laut Hitam, dan Laut Azov.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Sekretaris Jenderal IMO, Kitack Lim, mengatakan, IMO berkomitmen untuk mengambil tindakan mewujudkan koridor maritim yang aman.

“Kami berkomitmen untuk mengambil tindakan mewujudkan koridor maritim biru yang aman dengan kerja sama dan kolaborasi pihak-pihak terkait termasuk negara-negara pesisir,” ujar Lim.

Lim mengatakan, koridor maritim akan memungkinkan evakuasi pelaut dan kapal dari daerah berisiko tinggi dan terkena dampak serangan Rusia di Laut Hitam dan Laut Azov.

Pertemuan IMO diadakan dengan Dewan yang terdiri dari 40 negara anggota yang dipilih selama dua tahun. Negara anggota non-dewan seperti Ukraina dapat membuat pernyataan.

IMO menyesalkan serangan Rusia yang ditujukan pada kapal komersial, termasuk kapal pencarian dan penyelamatan.

Secara terpisah, Dewan menuntut agar Rusia menghentikan kegiatannya yang melanggar hukum untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan pelaut, serta keamanan pelayaran internasional dan lingkungan laut di semua wilayah yang terkena dampak.

Perwakilan IMO Rusia tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Pejabat maritim Ukraina mengatakan kepada Reuters, invasi Rusia telah menyebabkan sekitar 100 kapal berbendera asing dan ratusan pelaut terdampar di pelabuhan Ukraina.

Pekan lalu seorang pelaut tewas di pelabuhan Olvia, Ukraina setelah sebuah rudal menghantam kapal kargo berbendera Bangladesh.

Selain itu, proyektil telah menghantam empat kapal lain dalam beberapa hari terakhir. Satu kapal tenggelam akibat serangan tersebut.

Ukraina menuduh militer Rusia menargetkan fasilitas pelabuhan Olvia dalam serangan rudal.

Sementara Kedutaan Besar Rusia di Dhaka mengatakan, insiden serangan terhadap kapal Bangladesh sedang diselidiki.

Rusia membantah sengaja menargetkan warga sipil. (ATN)

Tags: IMOInternational Maritime OrganizationKrisis Ukraina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.