• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Putin Tegaskan Rusia tidak akan Tunduk pada Barat

by Redaksi Asiatoday
March 17, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Putin Tegaskan Penerapan Zona Larangan Terbang Berarti Ikut Campur dalam Konflik

Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto Kremlin

ASIATODAY.ID, MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa negaranya tidak akan tunduk pada upaya Barat untuk mencapai dominasi global dan memecah belah Rusia.

Putin mengatakan, Rusia siap membahas status netral untuk Ukraina.

Dalam pidatonya kepada para menteri pada Rabu (16/3/2022), Putin mengakui sanksi Barat telah memukul ekonomi Rusia. Namun dia bersikeras, Rusia dapat menahan pukulan itu.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Di masa mendatang, ada kemungkinan rezim pro-Nazi di Kiev bisa mendapatkan senjata pemusnah massal, dan targetnya, tentu saja adalah Rusia,” kata Putin, dilansir Aljazirah, Kamis (17/3/2022).

Putin menjelaskan, para pemimpin Ukraina yang terpilih secara demokratis sebagai neo-Nazi, yang bertekad melakukan genosida terhadap penutur bahasa Rusia di timur negara itu.

Menurut Putin, negara-negara Barat ingin mengubah Rusia menjadi negara lemah, melanggar integritas teritorialnya, dan memecah belah Rusia.

“Jika Barat berpikir Rusia akan runtuh atau mundur, mereka tidak tahu sejarah kita atau orang-orang kita. Di balik pembicaraan munafik dan tindakan hari ini yang disebut kolektif Barat adalah tujuan geopolitik yang bermusuhan. Mereka tidak menginginkan Rusia yang kuat dan berdaulat,” tegas Putin.

Putin mengatakan, sanksi Barat akan menyebabkan peningkatan inflasi dan pengangguran di Rusia.

Karena itu, perlu perubahan struktural pada ekonomi Rusia.

Putin menjanjikan dukungan ekonomi untuk keluarga dan anak-anak.

Putin mengatakan, Barat telah menyatakan Rusia default sebagai bagian dari sanksi atas konflik di Ukraina.

Tetapi menurut Putin, konflik itu hanya sebagai alasan bagi Barat untuk menjatuhkan sanksi kepada Rusia.

“Barat bahkan tidak repot-repot menyembunyikan bahwa tujuan mereka adalah untuk merusak seluruh ekonomi Rusia, dan setiap orang Rusia,” kata Putin.

Putin mengatakan, negaranya siap membahas status netral Ukraina dalam pembicaraan.

“Pertanyaan prinsip untuk negara kami dan masa depannya, yaitu status netral Ukraina, demiliterisasi, dan denazifikasi. Kami siap berdiskusi sebagai bagian dari negosiasi,” ujarnya.

Ukraina bersedia bernegosiasi dengan tujuan mengakhiri perang. Tetapi Ukraina tidak akan menyerah atau menerima ultimatum Rusia. (ATN)

Tags: RusiaVladimir Putin
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.