• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Bali, Indonesia Sudah Jadi Rumah Kedua Bagi Warga Australia

by Redaksi Asiatoday
April 12, 2022
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Negara di Asia Jadi Destinasi Favorit untuk Kerja Jarak Jauh

Pantai Labuan Amuk Semeton, Karangasem, Bali. Foto: gusdastory

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia khususnya Bali sudah dianggap sebagai rumah kedua oleh sebagian warga Australia. Hal ini diketahui oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno ketika ia melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Negeri Kangguru tersebut, selama lima hari.

“Warga di Australia menganggap Indonesia khususnya Bali sebagai rumah Kedua,” kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing yang digelar secara virtual, Senin (11/04/22).

Melihat tingginya antusiasme warga Australia dalam berwisata ke Indonesia, Sandiaga pun menargetkan adanya kunjungan 1,4 juta wisatawan berkualitas, teruatama wisatawan mancanegara (wisman) yang menjaga protokol kesehatan (prokes).

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

Dalam meningkatkan kualitas dan kunjungan wisman Australia, kata Sandiaga, maka dibutuhkan adanya kolaborasi yang aktif di segala bidang, termasuk di dalamnya terkait dengan penerbangangan dari Australia ke Indonesia.

“Saatnya kita untuk menghadirkan jumlah penerbangan yang lebih sehingga produk-produk wisata Indonesia lebih dikenal termasuk pelayanannya yang mumpuni,” terang Sandiaga.

Menurut Sandiaga, sejak 3 April 2022 tercatat 63 persen dari total 12 ribu wisatawan mancanegara, dan Australia menempati posisi keenam, dari 63 dari WNA dan dari perjalanan luar negeri adalah 21 persen.

“Tanggal 10 April yang lalu, kami langsung ingin menjemput bola. kami ingin langsung komplit dan mengikuti penerbangan Jetstar Australia, dari Australia ke Denpasar menggunakan Boeing 787 dengan total 335 penumpang. Ini permintaan yang sangat tinggi,” tuturnya.

Sandiaga menyebut, permintaan tersebut akan terus berlangsung selama beberapa minggu ke depan yakni dalam rangka masa liburan paskah.

Kunjungannya ke Australia juga bertujuan untuk lebih mempererat hubungan kerja sama dengan Indonesia, khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kunjungan kami juga mendorong kerjasama dan investasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif antara Indonesia dan Australia,” tandasnya. (ATN)

Tags: Bali TourismKerjasama Indonesia-Australia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.