• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Tetap Undang Rusia di KTT G20 Meski Diboikot AS dan Sekutu

by Redaksi Asiatoday
April 13, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Tetap Undang Rusia di KTT G20 Meski Diboikot AS dan Sekutu

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia akan tetap mengundang Rusia untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan digelar di Bali pada Oktober mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Presidensi G20 Indonesia tidak berniat membahas isu geopolitik maupun mengeluarkan suatu negara dari keanggotaan G20.

Menurut Airlangga, pembahasan isu geopolitik dapat dilakukan di luar forum tersebut.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Pembahasan tersebut bisa dilakukan secara terpisah dan Presidensi G20 Indonesia tidak berencana mengeluarkan keanggotaan satu negara pun karena dalam forum G20 tidak ada aturan seperti halnya pada forum-forum yang lain,” kata Airlangga saat menerima kunjungan diplomatik dari Dubes China Lu Kang pada Selasa (12/4/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga berharap dukungan dari China terhadap penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia tahun ini, terlebih di tengah tensi geopolitik yang tentu saja bepengaruh terhadap pembahasan forum G20.

Seperti yang telah diketahui, AS bersama negara-negara yang tergabung dalam G7 berniat untuk mendepak Rusia dari keanggotaan G20 setelah Rusia melakukan invasi ke Ukraina.

Negara-negara tersebut bahkan telah menjatuhkan sanksi internasional sebagai bentuk protes mereka terhadap penyerangan yang dilakukan oleh Rusia.

Tak tanggung-tanggung, negara-negara seperti Inggris, AS hingga Australia menentang keras kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin dalam gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 mendatang.

Kendati demikian, Indonesia menegaskan akan mengundang semua anggota G20 untuk menghadiri KTT G20. Bahkan, pemberitahuan tersebut telah disampaikan sejak Februari lalu. (ATN)

Tags: G20KTT G20
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.