• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

PM Singapura Soroti Potensi Perlombaan Senjata Nuklir di Asia

by Redaksi Asiatoday
May 26, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
PM Singapura Soroti Potensi Perlombaan Senjata Nuklir di Asia

Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong. Dok

ASIATODAY.ID, SINGAPURA – Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menyoroti tentang potensi perlombaan senjata nuklir di Asia.

Hal itu disampaikan Lee di tengah isu pengerahan senjata nuklir Amerika Serikat (AS) ke Jepang dan Korea Selatan (Korsel).

“Di Jepang dan Korsel, isu-isu sensitif diangkat ke publik, termasuk apakah akan mengizinkan senjata nuklir dikerahkan ke tanah mereka, atau bahkan melangkah lebih jauh dan membangun kemampuan untuk mengembangkan senjata semacam itu,” kata Lee saat berbicara di konferensi Nikkei’s Future of Asia, Kamis (26/5/2022).

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Menurutnya, hal itu membuka peluang perlombaan senjata di Asia.

“Jika kita hanya melihat keamanan regional dari perspektif masing-masing negara, kita mungkin berakhir dengan perlombaan senjata, dan hasil yang tidak stabil,” ujarnya.

“Kita harus memaksimalkan peluang bagi negara-negara untuk bekerja dan makmur bersama, dan meminimalkan risiko ketegangan yang memburuk menjadi permusuhan,” kata Lee menambahkan.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden, termasuk pemerintahan Jepang dan Korsel, belum secara terbuka memperdebatkan kemungkinan pengerahan senjata nuklir AS ke kedua negara tersebut. Namun isu itu mencuat setelah Biden mengunjungi Seoul dan Tokyo baru-baru ini.

Saat berada di Seoul dan melakukan konferensi pers bersama Presiden Korsel Yoon Suk-yeol, Biden mengatakan, AS memiliki komitmen kuat terhadap pertahanan Korsel serta pencegahan yang diperluas secara substantif.

Istilah “pencegahan yang diperluas” sering digunakan di lingkaran strategis Washington untuk merujuk pada kemampuan AS menggunakan seluruh jajaran kemampuan militernya, termasuk persenjataan nuklir mereka, untuk membela sekutunya.

Baik Korsel maupun Jepang, mereka sama-sama menghadapi ancaman keamanan dari Korea Utara (Korut).

Meski sudah dijatuhi sanksi berlapis oleh AS dan Dewan Keamanan PBB, Pyongyang belum menghentikan program pengembangan rudal serta nuklirnya.

Pada Rabu (25/5/2023) lalu, Korut menembakkan tiga rudal balistik ke Laut Jepang.

Peluncuran rudal terjadi tak lama setelah Biden meninggalkan Tokyo. Menurut pejabat Korsel, salah satu rudal yang ditembakkan tampaknya merupakan rudal balistik antarbenua (ICBM). (ATN)

Tags: Indo PasifikSenjata Nuklir
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.