• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Uni Eropa Sepakat Potong 90 Persen Impor Minyak Rusia

by Redaksi Asiatoday
May 31, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Presiden Komisi Eropa Soroti Mobilisasi Militer di Perairan Indo Pasifik

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen. Dok

ASIATODAY.ID, BRUSSELS – Para pemimpin Uni Eropa (UE) sepakat memotong 90 persen impor minyak dari Rusia pada akhir tahun 2022 sebagai sanksi terbaru terhadap negara itu setelah invasi terhadap Ukraina sejak tiga bulan lalu.

Blok 27 negara itu telah menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk tawar-menawar atas usulan embargo total terhadap minyak Rusia, tetapi menghadapi perlawanan keras dari Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban.

Pertemuan para pemimpin Uni Eropa di Brussel akhirnya mencapai kesepakatan lewat kompromi untuk membebaskan pengiriman lewat pipa yang sebelumnya dilarang setelah Budapest memperingatkan penghentian pasokan akan menghancurkan ekonominya.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

“Perjanjian untuk melarang ekspor minyak Rusia ke UE akan mencakup lebih dari dua pertiga impor minyak dari negara itu sehingga memotong sumber pembiayaan yang sangat besar untuk mesin perangnya,” cuit kepala Dewan Eropa, Charles Michel selama KTT seperti dikutip CNA, Selasa (31/5/2022).

“Sanksi berat merupakan tekanan maksimum pada Rusia untuk mengakhiri perang,” tambahnya.

Kepala Eksekutif UE, Ursula von der Leyen, mengatakan langkah itu “akan secara efektif memotong sekitar 90 persen impor minyak dari Rusia ke UE pada akhir tahun” karena Jerman dan Polandia telah berkomitmen menghentikan pengiriman melalui pipa ke wilayah mereka.

“Rusia telah memilih untuk melanjutkan perangnya di Ukraina. Malam ini, sebagai orang Eropa, bersatu dan dalam solidaritas dengan rakyat Ukraina, kami mengambil sanksi baru yang tegas,” cuit Presiden Prancis Emmanuel Macron mendukung angka 90 persen pada akhir 2022.

Perselisihan mengenai paket keenam sanksi telah mengguncang persatuan Eropa dalam menghadapi serangan Kremlin di Ukraina setelah lima gelombang hukuman ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Rusia.

Kompromi itu mengecualikan pipa Druzhba dari embargo minyak dan hanya menjatuhkan sanksi pada minyak mentah yang dikirim ke UE dengan kapal tanker. (ATN)

Tags: RusiaUni Eropa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.