• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Arab Saudi Kecam Pejabat India Karena Hina Nabi Muhammad SAW

by Redaksi Asiatoday
June 6, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Arab Saudi Kembali Menempati Posisi Istimewa di PBB

Negeri Arab Saudi. Ist

ASIATODAY.ID, RIYADH – Pemerintah Arab Saudi mengecam keras pernyataan juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di India karena menghina Nabi Muhammad. Hal ini disampaikan langsung oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada Minggu(5/6/2022).

“Kementerian Luar Negeri menyatakan kecaman atas pernyataan yang dibuat oleh juru bicara Partai Bharatiya Janata India (BJP) yang menghina Nabi Muhammad SAW dan menegaskan kembali penolakan permanen prasangka terhadap simbol agama Islam, di samping semua tokoh dan simbol agama,” demikian pernyataan kementerian dilansir dari Al Arabiya, Minggu (5/6/2022).

Partai berkuasa India BJP akhirnya menangguhkan juru bicaranya Nupur Sharma atas komentarnya tentang Nabi Muhammad. Kementerian Saudi menyambut baik langkah-langkah BJP dan menegaskan kembali posisi Kerajaan yang menyerukan untuk menghormati semua kepercayaan dan agama.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Negara-negara Teluk Qatar dan Kuwait telah memanggil duta besar India mereka. Doha menuntut pemerintah India mengeluarkan permintaan maaf publik atas komentar Sharma.

Sharma mengatakan di Twitter bahwa komentarnya sebagai tanggapan atas “penghinaan” yang dibuat terhadap dewa Hindu Siwa.

“Jika kata-kata saya telah menyebabkan ketidaknyamanan atau menyakiti perasaan keagamaan siapa pun, saya dengan ini menarik pernyataan saya tanpa syarat,” katanya.

Pernyataan Sharma itu telah disalahkan atas bentrokan di negara bagian India dan juga telah mendorong tuntutan untuk penangkapan juru bicara di India.

Duta besar India untuk Kuwait dan Qatar juga dipanggil untuk menerima catatan protes resmi atas komentar tersebut, dan kementerian luar negeri Pakistan mengeluarkan pernyataan yang mengutuk “pernyataan yang sangat menghina” dan tanggapan BJP.

“Pernyataan yang sama sekali tidak dapat diterima ini tidak hanya sangat melukai perasaan rakyat Pakistan tetapi juga miliaran Muslim di seluruh dunia,” kata kementerian luar negeri Pakistan dalam sebuah pernyataan.

“Upaya klarifikasi BJP dan tindakan disipliner yang terlambat dan asal-asalan terhadap orang-orang ini tidak dapat meredakan rasa sakit dan penderitaan yang mereka sebabkan pada dunia Muslim,” tandasnya. (ATN)

Tags: Arab SaudiIndiaIslam DamaiIslamophobia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.