• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS: Kunjungan Pelosi ke Taiwan hanya Dalih China untuk Ubah ‘Status Quo’

by Redaksi Asiatoday
August 13, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jepang Ingatkan AS Mewaspadai Kebangkitan Kekuatan Militer China

Kapal induk militer China, Shandong yang dikawal kapal-kapal perang di Laut China Selatan. Dok PLA

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taiwan hanya dalih China untuk mengubah status quo di Selat Taiwan.

Dengan diungkapkan Koordinator Indo-Pasifik Amerika Serikat (AS), Kurt Campbell Jumat (12/8/2022).

Campbell mengatakan, tanggapan AS yang sabar dan efektif, serta kehadiran dan sikap AS di kawasan itu akan menjelaskan perilaku China yang lebih tidak stabil.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“China telah bereaksi berlebihan dan tindakannya terus bersifat provokatif, tidak stabil dan belum pernah terjadi sebelumnya,” terangnya, dikutip VOA.

Menurutnya, tindakan China itu sebagai bagian dari “kampanye tekanan intensif” terhadap Taiwan.

“Itu belum berakhir, dan kami perkirakan itu akan terus berlanjut dalam beberapa minggu dan bulan mendatang,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa beberapa kapal perang China tetap berada di sekitar Taiwan, sebuah pulau yang memiliki pemerintahan sendiri.

Campbell menegaskan kembali bahwa AS akan melakukan transit udara dan laut standar melalui Selat Taiwan dalam beberapa minggu mendatang, dan akan mengumumkan “peta jalan ambisius” untuk negosiasi perdagangan dengan Taiwan dalam beberapa hari mendatang.

“Dan kami akan memastikan bahwa kehadiran, postur, dan latihan kami bertanggung jawab atas perilaku China yang lebih provokatif dan tidak stabil, dengan pandangan untuk mengarahkan situasi di Pasifik barat menuju stabilitas yang lebih besar,” ungkapnya.

Sementara itu, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan pada Kamis (11/8/2022) bahwa ancaman kekuatan China tidak berkurang, meskipun latihan militer terbesar Beijing di sekitar pulau itu terlihat mereda. (ATN)

Tags: Indo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.