• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jokowi dan Marcos Jr Sepakat Memperkuat Sentralitas ASEAN

by Redaksi Asiatoday
September 5, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jokowi dan Marcos Jr Sepakat Memperkuat Sentralitas ASEAN

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Republik Filipina, Ferdinand Romualdez Marcos Jr saat menyaksikan penandatanganan sejumlah MoU kerja sama bilateral di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (5/9/2022). Foto: BPMI Setpres

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Republik Filipina, Ferdinand Romualdez Marcos Jr menggelar pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (5/9/2022).

Dalam  pertemuan itu, kedua kepala negara Asia Tenggara itu membahas 4 isu strategis.

Pertama, peningkatan intensitas kerja sama infrastruktur dan industri strategis.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut Jokowi, sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia sudah ikut serta dalam program pembangunan di Filipina. Misalnya, proyek pengadaan 2 kapal landing platform dock oleh PT PAL dan proyek persinyalan kereta di Manila oleh PT LEN.

“Saya berharap agar rencana pembelian pesawat NC212i dari PT Dirgantara Indonesia dapat direalisasikan. Ke depan saya ingin semakin banyak kesempatan bagi BUMN dan perusahaan swasta Indonesia mendukung pembangunan di Filipina,” kata Jokowi.

Kedua, penguatan kerja sama perbatasan.

Jokowi mengungkapkan Indonesia dan Filipina telah sepakat untuk meninjau kembali 2 perjanjian pengamanan perbatasan agar terus relevan bagi masyarakat di perbatasan, yaitu revised border crossing agreement dan border patrol agreement.

“Kita juga berkomitmen mempercepat perundingan delimitasi batas landas kontinen berdasarkan UNCLOS 1982 (hukum laut internasional),” ujar Jokowi.

Ketiga, di bidang pertahanan dan keamanan. Kedua kepala negara mendorong penguatan kerja sama untuk keselamatan dan keamanan perairan di wilayah perbatasan.

Karena itu, Jokowi sangat menghargai telah dilakukannya penandatanganan agreement on cooperatives activities in the field of defense and security. Jokowi juga mengaku senang, telah memperbarui trilateral cooperative arrangement (TCA) antara Indonesia Filipina, dan Malaysia.

“Karena sangat penting dalam mengamankan jalur perairan dari ancaman penyanderaan dan penculikan,” terang Jokowi.

Keempat, dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua kepala negara juga membahas kerja sama kawasan untuk memperkokoh ASEAN dan implementasi dari ASEAN Outlook on the Indo Pacific.

“Saya tekankan mengenai pentingnya memperkokoh sentralitas dan kesatuan ASEAN. Indonesia ingin memastikan agar ASEAN terus menjadi lokomotif stabilitas perdamaian dan kemakmuran kawasan,” jelas Jokowi.

Tidak hanya itu, sambung Jokowi, ASEAN harus mampu mengatasi berbagai tantangan ke depan dan memperkokoh penghormatan terhadap piagam ASEAN dan untuk memperkuat sentralitas ASEAN.

“Saya menggarisbawahi pentingnya implementasi ASEAN Outlook on the Indo Pacific melalui kerja sama yang konkret dan inklusif. Dalam konteks ini Indonesia akan mengadakan Indo Pasifik infrastruktur Forum di tahun depan,” tutur Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengapresiasi komitmen Filipina untuk mendukung penuh keketuaan Indonesia di Asia tahun 2023. (ATN)

Tags: ASEAN Outlook on the Indo-PacificIndo PasifikKerjasama Indonesia-Filipina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.