• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Ekspor Produk Nikel Indonesia Tumbuh Signifikan

by Redaksi Asiatoday
September 16, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Mulai Garap Rare Earth, Perkuat Industri Pertahanan

Smelter mineral tambang. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Hilirisasi mineral dan batu bara (Minerba) yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan dampak positif terhadap penerimaan negara.

Salah satu yang paling nyata adalah komoditi nikel. Pasalnya, ekspor produk nikel Indonesia tumbuh signifikan.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor komoditas produk nikel dan turunannya serta feronikel tumbuh signifikan sejak 2020 sampai dengan Agustus 2022.

RelatedPosts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

“Seiring pemberlakuan pelarangan ekspor bijih nikel, nilai ekspor komoditas nikel dan turunannya meningkat signifikan sejak 2020,” jelas Direktur Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto, Kamis (15/9/2022).

Data ekspor untuk feronikel sejak Januari hingga Agustus 2022 telah melampaui capaian 2021. Pada periode tersebut feronikel tercatat dengan nilai ekspor mencapai US$8.762,9 juta, sementara capaian 2021 berada di angka US$7.087,4.

Dari perbandingan angka tersebut, terlihat bahwa capaian 2022 masih dapat lebih tinggi lagi hingga akhir tahun. Demikian halnya feronikel, untuk produk nikel dan barang daripadanya sepanjang 2022 hingga Agustus 2022, Indonesia berhasil mengantongi nilai ekspor sebesar US$3.593,9 juta. Angka tersebut naik signifikan dari capaian 2021 di level US$1.284,5.

Bila melihat perkembangan hilirisasi nikel sejak 2020, saat mulai diberlakukan kembali larangan ekspor bijih nikel, ekspor turunannya mulai meningkat hampir dua kali lipat. Seperti Feronikel yang memiliki nilai ekspor pada 2019 sebesar US$2.595,6 juta menjadi US$4.738,9 juta di 2020.

Dalam perjalanan menuju hilirisasi, seiring dengan pelarangan ekspor mineral mentah pada awal 2017, maka ekspor bijih nikel kembali mengalami peningkatan sampai dengan 2019, di mana ekspor kembali dibuka.

“Larangan ekspor bijih nikel per 1 Januari 2020, berdampak pada nilai ekspor turunan nikel yang meningkat signifikan sejak 2020,” jelasnya. (ATN)

Tags: Ekspor NikelHilirisasi Nikel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.