• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Kamboja Siap Menyambut 4 Juta Wisatawan Mancanegara Tahun ini

by Redaksi Asiatoday
January 18, 2023
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kamboja Sambut Kunjungan Wisatawan Mancanegara Mulai Akhir November

Destinasi Angkor Wat, Kamboja yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO. Dok

ASIATODAY.ID, PHNOM PENH – Kamboja siap menyambut 4 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada 2023 setelah China mengoptimalkan strategi COVID-19 pada awal bulan ini, demikian disampaikan seorang pejabat pariwisata.

Kong Sopheareak, Direktur Departemen Statistik Pariwisata Kementerian Pariwisata Kamboja, pada Selasa (17/1) mengatakan bahwa China adalah pasar pariwisata outbound terpenting bagi dunia, dan optimalisasi strategi COVID-19 China tidak hanya menguntungkan Kamboja, tetapi juga pariwisata global.

“Kami berharap lebih banyak wisatawan, pebisnis, dan investor China akan berkunjung ke Kamboja, mengingat hubungan erat antara kedua negara dan rakyat kita,” kata Sopheareak kepada Xinhua.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

“Kehadiran wisatawan China sangat penting untuk membantu mendorong pariwisata dan perekonomian kita,” imbuhnya.

Menurut Sopheareak, negara Asia Tenggara itu menyambut 2,28 juta wisman pada 2022. Dari jumlah keseluruhan tersebut, 106.875 di antaranya adalah wisatawan China.

Menteri Pariwisata Kamboja Thong Khon pekan lalu mengatakan kepada Xinhua bahwa Kamboja siap untuk menyambut kembali warga, wisatawan, pebisnis, dan investor China.

“Pelanjutan pariwisata outbound China sangat menguntungkan tidak hanya bagi Kamboja, tetapi juga bagi seluruh dunia,” katanya. “Kami berharap Kamboja akan menarik setidaknya 1 juta wisatawan China pada 2023.”

Pariwisata merupakan satu dari empat pilar utama yang menopang perekonomian Kamboja. Di era prapandemi, negara itu mencatat kedatangan 6,6 juta wisman pada 2019, meraup pendapatan senilai US$4,92 miliar (1 dolar AS = Rp15.154) yang menyumbang 12,1 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) negara itu.

Kamboja terkenal dengan tiga situs warisan dunianya, yaitu Taman Arkeologi Angkor, Kuil Preah Vihear, dan Situs Arkeologi Sambor Prei Kuk.

Selain itu, Kamboja memiliki garis pantai yang masih asli sepanjang 450 km yang membentang di empat provinsi di sebelah barat daya negara kerajaan tersebut. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Asean TravelAsia TourismKamboja
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.