• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Inovasi Daur Ulang Tailwater Digunakan untuk Akuakultur di China

by Redaksi Asiatoday
February 1, 2023
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Inovasi Daur Ulang Tailwater Digunakan untuk Akuakultur di China

Budi daya marikultur di Kota Tangshan, Provinsi Hebei, China utara. Foto: Xinhua

ASIATODAY.ID, SHIJIAZHUANG – Kota Tangshan di Provinsi Hebei, China utara memanfaatkan air pada hilir rangkaian budi daya (tailwater) untuk akuakultur. Air ini bukanlah air limbah.

“Sejak pertengahan Januari, kami memanen hingga 2.500 kilogram udang setiap hari. Air yang didaur ulang memainkan peran penting,” ujar Yin Xiangguang, kepala sebuah budi daya marikultur di wilayah Laoting, Tangshan.

Tangshan telah cukup lama mendorong kegiatan marikultur ramah lingkungan.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Di pintu masuk lahan budi daya akuakulturnya, sebuah alat rol seperti kincir air berputar tanpa henti. Tailwater mengalir ke rol tersebut dan mikrofilter. Partikel-partikel besar berupa sisa umpan, kotoran udang dan ikan pun tersaring.

Pada langkah selanjutnya, budi daya marikultur itu melakukan proses penghilangan nitrogen dan disinfeksi ultraviolet. Air yang sudah diolah tersebut kemudian dipanaskan dan dikembalikan ke tambak udang untuk digunakan kembali, sedangkan sejumlah kecil tailwater dibuang setelah dilakukan pengolahan khusus.

Lahan marikultur milik Yin membudidayakan lebih dari 10 jenis produk akuatik, termasuk udang dan ikan sebelah (flounder).

Pada 2020, marikultur tersebut membangun sebuah pabrik daur ulang air, yang meningkatkan tingkat pendaurulangan air akuakultur hingga lebih dari 80 persen.

Budi daya marikultur tersebut meraup keuntungan besar dari investasi fasilitas pendaurulangan air.

“Dulu, kami memompa air dari laut,” tutur Yin. “Ini mengakibatkan reaksi stres pada udang dan sejumlah kerugian.”

Dengan penggunaan air daur ulang, suhu dan kualitas air tetap konstan, sehingga memastikan lingkungan hidup yang stabil bagi ikan dan udang. Saat ini, budi daya marikultur tersebut hanya perlu disuplai air laut dalam jumlah sedikit.

Kota Tangshan memiliki garis pantai sepanjang lebih dari 250 km, dan area seluas lebih dari 930.000 mu (sekitar 62.000 hektare) digunakan untuk akuakultur air laut. Output akuakultur setempat mencapai 247.000 ton.

Kota itu bertekad mempercepat transformasi hijau dan rendah karbon pada industri akuakultur.

Tangshan Caofeidian Huitong Aquatic Science and Technology menyiapkan puluhan tangki sedimentasi di luar lahan budi daya akuakulturnya untuk mengolah tailwater.

Tangki sedimentasi dengan lima tahapan itu memurnikan tailwater agar bisa digunakan lebih lanjut, kata Tian Zhongxi, direktur kantor perusahaan tersebut.

Banyak petani akuakultur sudah merasakan manfaat budi daya ramah lingkungan (eco-farming), ujar Su Wenqing, seorang pejabat yang bertanggung jawab atas peningkatan teknologi akuatik di Kota Tangshan. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: AkuakulturChina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.