• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Desak AS Cabut Sanksi Sepihak Terhadap Suriah

by Redaksi Asiatoday
February 9, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
China Desak AS Cabut Sanksi Sepihak Terhadap Suriah

Orang-orang mencari korban selamat di antara reruntuhan sebuah bangunan yang hancur akibat gempa bumi dahsyat di wilayah permukiman al-Masharqa di Kota Aleppo, Suriah utara, pada 7 Februari 2023. Gempa bumi dahsyat telah menewaskan 364 orang dan melukai 702 orang lainnya di Kota Aleppo, demikian disampaikan kantor media di kantor pusat Kegubernuran Aleppo kepada Xinhua. Foto: Xinhua

ASIATODAY.ID, BEIJING – Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning pada Rabu (8/2) mendesak Amerika Serikat (AS) untuk segera mencabut sanksi sepihak terhadap Suriah mengingat negara yang baru saja diguncang gempa bumi tersebut tengah menghadapi krisis kemanusiaan serius.

Dalam konferensi pers rutin, sang jubir menyampaikan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies/IFRC) telah menyerukan bantuan darurat bagi para korban di Suriah untuk mencegah situasi kemanusiaan setempat semakin memburuk.

Menyebut bahwa AS telah lama terlibat dalam krisis Suriah, Mao mengatakan intervensi militer yang kerap dilakukan dan sanksi ekonomi berat yang dijatuhkan AS terhadap Suriah memicu tingginya jumlah korban sipil, menghalangi warga Suriah dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka, serta menghambat pembangunan ekonomi dan rekonstruksi di negara tersebut.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Bahkan saat ini, pasukan AS masih menduduki ladang-ladang minyak utama Suriah, menjarah lebih dari 80 persen produksi minyak di negara tersebut, dan menyelundupkan serta membakar stok biji-bijian milik Suriah, memperparah krisis kemanusiaan di negara itu,” tutur Mao, dilansir Xinhua.

“Setelah gempa dahsyat tersebut, AS harus menghentikan obsesi geopolitiknya, segera mencabut sanksi sepihak terhadap Suriah, dan membuka pintu untuk bantuan kemanusiaan,” imbuh Mao. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Suriah
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.