• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Biden Kunjungi Kiev di Tengah Meluasnya Demonstrasi Antiperang di AS

by Redaksi Asiatoday
February 21, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Biden Kunjungi Kiev di Tengah Meluasnya Demonstrasi Antiperang di AS

Seorang demonstran mengangkat poster bertuliskan pesan tuntutan dalam aksi unjuk rasa antiperang di Washington DC, Amerika Serikat, pada 19 Februari 2023. Foto: Xinhua

ASIATODAY.ID, KIEV – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan kunjungan mendadak ke Kiev pada Senin (20/2), sehari setelah ribuan orang menggelar aksi unjuk rasa di Washington untuk memprotes kebijakan luar negeri AS yang mendukung perang dan peran negara itu dalam berbagai konflik di seluruh dunia.

Biden menggelar pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tentang situasi di garis depan Ukraina dan mengumumkan tambahan bantuan militer untuk Ukraina senilai US$500 juta (1 dolar AS = Rp15.168) yang menambah bantuan lebih dari US$50 miliar yang telah dijanjikan, sebuah langkah yang diyakini secara luas akan semakin mengeskalasi krisis Ukraina.

Saat berbicara dalam sebuah konferensi pers gabungan dengan Zelensky, Biden mengatakan paket bantuan baru tersebut akan terdiri dari rudal untuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (High Mobility Artillery Rocket Systems/HIMARS) dan sistem rudal antitank Javelin, serta peralatan dan senjata militer lainnya.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

AS dan para sekutunya telah berkomitmen memberikan, antara lain, hampir 700 tank dan ribuan kendaraan lapis baja, serta 1.000 sistem artileri ke Ukraina, kata Biden.

Sementara itu, Zelensky berkata perang harus diakhiri dengan de-okupasi penuh wilayah Ukraina dan jaminan keamanan untuk Ukraina.

Perjalanan Biden kali ini, yang dilakukan empat hari menjelang peringatan setahun pecahnya konflik Rusia-Ukraina, dirancang untuk menunjukkan solidaritas bagi Ukraina.

Kunjungan singkat tersebut juga dilakukan pada saat semakin banyak orang di AS maupun negara lain semakin waspada terhadap peran AS dalam konflik yang telah berlangsung setahun itu. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Joe BidenStop Perang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.