• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Presiden Serbia: Agresi NATO Terhadap Yugoslavia Tandai Matinya Hukum Internasional

by Redaksi Asiatoday
March 25, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Presiden Serbia: Agresi NATO Terhadap Yugoslavia Tandai Matinya Hukum Internasional

Orang-orang menghadiri upacara Hari Mengenang Para Korban Agresi NATO di Kraljevo, Serbia. Dok Xinhua

ASIATODAY.ID, SOMBOR – Agresi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) terhadap Yugoslavia 24 tahun silam menandai kematian hukum internasional. Demikian diungkapkan Presiden Serbia Aleksandar Vucic pada Jumat (24/3) dalam sebuah acara peringatan di Kota Sombor, tempat bom pertama dijatuhkan pada 1999.

“Dua puluh empat tahun lalu, hukum internasional modern akhirnya mati, dan Anda harus mengetahui bahwa ini bukanlah kata-kata birokratis yang tidak penting, tetapi lebih dari itu,” kata Vucic.

“Tidak ada hal yang lebih buruk yang dapat terjadi di dunia dibandingkan dengan apa yang terjadi di sini, terhadap sebuah negara kecil, yang (dinyatakan) bersalah hanya karena ingin mengambil keputusannya sendiri, dan bebas. Hal itu tidak menarik bagi kekuatan-kekuatan yang menghancurkan tatanan internasional lama pada 1989/1990 dan menciptakan tatanan baru di mana hanya mereka yang memiliki keputusan akhir dalam segala hal,” urai Vucic.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Presiden Serbia: Agresi NATO Terhadap Yugoslavia Tandai Matinya Hukum Internasional 1
Presiden Serbia Aleksandar Vucic (tengah) menghadiri upacara Hari Mengenang Para Korban Agresi NATO di Kraljevo, Serbia. Dok Xinhua

Dia berpidato di hadapan banyak orang yang berkumpul di Alun-alun St. George di Sombor, yang mengibarkan bendera Serbia dan menyalakan lilin untuk para korban pengeboman itu, yang menurut sebagian besar mereka merupakan sebuah bentuk ketidakadilan.

Pengeboman Yugoslavia dimulai pada 24 Maret 1999, tanpa otorisasi sebelumnya dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam pengeboman yang menyasar target-target sipil dan militer selama 78 hari itu, Serbia kehilangan ribuan polisi, tentara, dan warga sipil, serta mengalami kerusakan material yang sangat besar pada infrastruktur transportasi dan energinya.

Target-target NATO di antaranya rumah dan gedung apartemen, sekolah, rumah sakit, dan bahkan taman kanak-kanak, sementara senjata yang digunakan termasuk rudal berisi uranium susut kadar (depleted uranium) dan bom tandan.

Kedutaan Besar China, lokasi di mana tiga wartawan kehilangan nyawa mereka, dan gedung lembaga penyiaran nasional Serbia RTS, juga menjadi target pengeboman tersebut.

Vucic juga mengomentari konflik Rusia-Ukraina yang masih berlangsung, menyebut dukungan Barat terhadap integritas wilayah Ukraina sebagai hal yang “munafik dan bermuka dua,” karena didasarkan pada Piagam PBB, yang dia yakini telah dilanggar pada 1999. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: NATOSerbia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.