• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Sekjen PBB Serukan Dialog untuk Akhiri Krisis di Sudan

by Redaksi Asiatoday
April 18, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Sekjen PBB Serukan Dialog untuk Akhiri Krisis di Sudan

Asap membubung tinggi di Khartoum, ibu kota Sudan akibat konflik bersenjata. Dok Xinhua

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Senin (17/4) meminta para pemimpin Angkatan Bersenjata Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RSF) untuk segera menghentikan permusuhan dan memulai dialog untuk menyelesaikan krisis di Sudan.

Guterres membuat seruan itu sebelum menyampaikan pidato pembukaannya di sebuah forum PBB tentang pembiayaan untuk pembangunan.

Dia mengutuk keras pecahnya pertempuran di Sudan, mengatakan situasi tersebut telah menyebabkan “hilangnya nyawa yang mengerikan,” termasuk banyak warga sipil.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Sudan mengalami bentrokan bersenjata antara tentara Sudan dan RSF sejak 15 April.

Setidaknya 97 orang tewas dan ratusan orang lainnya terluka sejak awal bentrokan, menurut Central Committee of Sudanese Doctors (CCSD), sebuah badan nonpemerintah.

“Saya mengutuk kematian dan cedera yang dialami warga sipil dan pekerja kemanusiaan serta aksi penargetan dan penjarahan tempat,” kata Guterres.

“Saya mengingatkan semua pihak tentang perlunya menghormati hukum internasional, termasuk memastikan keselamatan dan keamanan semua personel PBB dan badan terkait lainnya serta pekerja bantuan kemanusiaan.”

Sekjen PBB tersebut memperingatkan bahwa eskalasi lebih lanjut dapat menghancurkan Sudan dan kawasan itu, dan mendesak semua pihak yang memiliki pengaruh atas situasi tersebut untuk mendukung upaya mengakhiri kekerasan, memulihkan ketertiban, dan kembali ke jalur transisi.

Guterres mengatakan dia telah berbicara dengan dua pemimpin Sudan pada akhir pekan lalu dan secara aktif terlibat dengan Uni Afrika, Liga Arab, dan para pemimpin di seluruh kawasan itu.

Dia menegaskan kembali bahwa rakyat Sudan akan mendapat dukungan penuh dari PBB atas upaya mereka memulihkan transisi demokrasi serta membangun masa depan yang damai dan aman. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: SudanUnited Nations
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.